Mother&Baby Indonesia
Panduan Makanan untuk Ibu Hamil Muda agar Janin Sehat

Panduan Makanan untuk Ibu Hamil Muda agar Janin Sehat

Selamat Moms, Anda positif hamil! Segera Anda akan merasakan adanya perubahan fisik dan psikis. Namun yang penting untuk Anda ingat, kini ada janin di dalam tubuh Anda yang membutuhkan dukungan Anda untuk berkembang dengan sehat. Karena itu, Anda sebaiknya mulai mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk kesehatan Anda sendiri juga janin Anda tentunya.

Meskipun di masa-masa awal kehamilan ibu hamil sering mengalami mual dan muntah, Anda tidak boleh menyerah begitu saja dan sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sehat secara teratur. Lantas, bagaimana panduan makanan untuk ibu hamil muda? Moms tidak harus mengonsumsi makanan 2 kali lipat karena sedang hamil. Tetaplah makan dalam jumlah yang wajar, tapi pilihlah menu yang berkualitas untuk kesehatan Anda berdua janin. Berikut ini panduan makanan untuk ibu hamil muda:




Sumber Karbohidrat

Pagi hari sering menjadi masalah bagi kebanyakan ibu hamil karena morning sickness yang dialami. Problem ini tentunya akan membuat Anda susah makan. Meskipun begitu, Anda tetap perlu asupan nutrisi dan energi. Untuk kebutuhan karbohidrat, Moms bisa konsumsi beras merah. Beras jenis ini lebih unggul daripada beras putih karena kandungan seratnya 3 kali lebih banyak, kandungan vitamin dan mineralnya 2-3 kali lebih banyak (di antaranya vitamin B), dan zat besinya lebih tinggi. Anda juga bisa makan sereal dengan variasi rasa yang bisa disesuaikan serta mengandung aneka vitamin dan mineral. Untuk roti, pilihlah yang terbuat dari gandum (whole wheat), bukan tepung, karena seratnya lebih banyak.


Ikan

Makanan yang mengandung protein dan asam lemak omega 3 dapat membantu pembentukan otak janin. Namun, jika Moms tidak yakin dengan kualitas ikan laut akibat air laut yang sudah tercemar, pilihlah ikan air tawar. Hati-hati juga dengan kandungan merkuri pada beberapa jenis ikan tertentu karena bisa mengganggu perkembangan janin. Hindari pula memakan ikan yang mentah ya, Moms.


Daging dan Telur

Pilih daging yang segar dan bermutu baik untuk dikonsumsi. Batasi makan daging tetelan atau jeroan (paru, usus, babat) karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Untuk telur, pilihlah yang sudah difortifikasi omega 3.


Sayur dan Buah

Sering merasa kelelahan saat hamil muda? Hal ini bisa terjadi karena Anda kekurangan zat besi. Karena itu, makanlah sayur dan buah yang kaya zat besi untuk mencegah anemia, contohnya bayam, brokoli, kale, tomat, wortel, jeruk, anggur, apel, dan stroberi. Selain itu, untuk sayur dan buah, pilihlah yang segar dan berwarna karena vitaminnya lebih banyak. Sebelum dikonsumsi, cuci bersih terlebih dahulu kulit buah, jika perlu dengan sabun khusus sayur dan buah, untuk membuang lapisan lilin yang ada.




Susu

Kandungan vitamin dan mineral di dalam susu bisa membantu anda dalam mendukung pertumbuhan jaringan baru pada janin, memperbaiki jaringan yang rusak, serta pembentukan otot dan transportasi oksigen ke janin.


Folat

Pada masa ini, Moms juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat guna membantu mencegah cacat tabung saraf, kelainan serius pada otak dan sumsum tulang belakang, serta mengurangi risiko keguguran dan kelahiran prematur. Folat (bentuk alami dari asam folat) terdapat pada bahan makanan seperti sereal, brokoli, bayam, sawi, selada, asparagus, wortel, kembang kol, jagung, kacang merah, kacang polong, jagung, kacang kedelai, alpukat, jambu biji dan stroberi. Sedangkan asam folat bisa Anda peroleh dari suplemen kehamilan. (M&B/SW/Dok. Freepik)


RELATED ARTICLE: Berapa Banyak Porsi Makan Ideal Ibu Hamil?






Tags: kehamilan,   hamil,   hamil muda,   ibu hamil,   makanan,   nutrisi