Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 7 Januari 2019 / Redaksi

Moms, Ini yang Dilakukan Janin di Dalam Rahim

Di dalam kandungan, janin tak hanya tidur atau sesekali 'menendang' Anda. Ternyata ia juga belajar banyak hal, misalnya makan, bahkan menangis. Penasaran polah apa lagi yang ia lakukan di dalam sana? Yuk, simak ulasan berikut ini.

 

Merasakan Makanan

Ketika Anda makan, janin akan bisa merasakannya dalam cairan ketuban. Asin, manis, asam, dan beragam rasa lainnya bisa ia nikmati dari air ketuban Anda. Cara ini dipercaya sebagai cara alami mempersiapkan Si Kecil untuk makan dan minum pada saatnya nanti. Pada saat usia kandungan 15 minggu, janin akan mulai memilih rasa favoritnya, misalnya ketika makanan manis, ia akan menelan lebih banyak air ketuban dibandingkan ketika air ketuban terasa pahit.



 

Mencium Bau

Janin juga bisa mencium bau dari makanan yang Anda makan. Air ketuban bisa menyampaikan bau dari makanan yang dimakan ibu. Ia tak hanya mencium bau makanan, namun juga bau Anda. Kemampuan ini yang akan digunakan janin untuk mengenal Anda ketika ia terlahir nanti. Penciuman ini akan lebih digunakan anak di jam-jam pertama kelahirannya dibandingkan penglihatannya.

 

Membuka Mata

Mungkin di dalam kantung kecil itu tidak banyak pemandangan yang bisa dinikmati Si Kecil. Namun di usia kandungan 28 minggu, ia akan mulai membuka mata. Ia tidak bisa melihat banyak hal, tapi di trimester ke-2, ia akan bereaksi dengan cahaya.

 

Tersenyum

Dengan menggunakan USG 4D, Anda baru bisa melihat senyum Si Kecil di usia kandungan 26 minggu.

 

Menangis

Pasti Anda langsung berpikir, apa yang salah sampai Si Kecil menangis di dalam kandungan. Tapi jangan takut dulu, Moms. Menangis adalah salah satu cara bayi berkomunikasi. Kemampuan itu harus ia asah dari dalam kandungan. Melalui teknologi USG, peneliti mengatakan bahwa jika janin menangis, bibir bawahnya akan bergetar.

 

Mendengarkan

Ketika usia kandungan 10 minggu, janin akan mulai mendengarkan suara Anda. Ia mungkin tidak mengerti apa yang Anda ucapkan, tapi ia akan mendengarkan suara Anda secara aktif. Jadi jangan kaget ketika lahir nanti, ia akan merasa tenang jika mendengar suara Anda. Karena itu, jagalah kata-kata dan intonasi Anda dengan nada penuh cinta.

 

Cegukan

Anda pernah merasakan tendangan dengan irama teratur dari dalam rahim Anda. Saat itulah janin Anda sedang cegukan. Jangan khawatir, cegukan ini sama sekali tidak berbahaya untuk janin Anda.



 

Menguap

Apa yang lebih menggemaskan dari seorang bayi yang sedang menguap? Tentu saja janin yang sedang menguap dalam kandungan. Mungkin Si Kecil sudah merasa bosan di dalam rahim Anda ya, Moms.

 

Terkejut

Tahukah Anda bahwa janin juga bisa terkejut jika Anda membuat gerakan tiba-tiba atau bunyi yang keras? Tentu saja akan sulit untuk Anda mengetahui dan merasakan kapan ia terkejut.

 

Bereaksi Terhadap Stres

Penelitian dari Lancaster University mengatakan bahwa jika Anda sedang stres, janin akan memegang tangan kirinya lebih sering. Jadi pastikan Anda selalu dalam keadaan tenang selama mengandung Si Kecil ya, Moms.

 

Mencoba Berekspresi

Dengan menggunakan USG 4D,  dokter bisa menemukan bahwa janin berusia 24 minggu mulai mengekspresikan wajahnya. Misalnya, ketika menunjukkan wajah sakit, ia akan merendahkan alis, mengernyitkan hidung, atau menarik mulut.

 

Mendengarkan Lagu

Ketika masih di dalam kandungan, janin sudah bisa mengidentifikasi dan menyimpan irama yang bisa ia dengar.

 

Tidur dan Bermimpi

Melalui tes USG, di usia kehamilan 32-36 minggu, peneliti melihat adanya bukti bahwa janin mengalami masa REM saat tidur yang berkaitan erat dengan mimpi. Walaupun belum pasti, peneliti mengatakan bahwa janin sangat mungkin sudah bermimpi sejak dalam kandungan. (M&B/SW/Dok. Freepik)

share to BBM

 

 


RELATED ARTICLE

Ini Penyebab Bayi Sungsang dan Cara Mengatasinya

Cukup Vitamin D saat Hamil dapat Cegah Autisme

Waspada Penyakit Herpes pada Ibu Hamil

OTHER ARTICLES

Cerita Cinta untuk Para Pejuang Kanker Tiroid

Tips Memotong dan Merapikan Kuku Bayi

Bolehkah Ibu Hamil Berendam Air Hangat? Ini Jawabannya

Perlukah Mengetahui Jenis Kelamin Bayi dalam Kandungan?

5 Penyebab Balita Emosi dan Cara Mengatasinya