Mother&Baby Indonesia
Mengobati Batuk Rejan pada Anak

Mengobati Batuk Rejan pada Anak

T: Anak saya berusia 1 tahun 5 bulan. Ia sedang batuk rejan dan pilek. Bagaimana cara mengobatinya?

J: Batuk rejan atau whooping cough merupakan penyakit infeksi saluran napas yang disebabkan oleh kuman Bordetella pertussis. Penyakit ini sering diderita oleh bayi kurang dari 6 bulan, yang belum mendapatkan proteksi lengkap dari imunisasi.

Pada anak yang lebih besar, batuk rejan tidak seberat anak kecil (tidak ditandai dengan whoop), namun berupa batuk lama (prolonged cough). Jika anak didiagnosis mengalami batuk rejan, dokter akan meresepkan antibiotik karena penyakit ini disebabkan oleh bakteri.



Batuk ini sendiri menular dan untuk menghindari dampak buruknya, Si Kecil bisa diberikan vaksinasi tepat waktu. Bakteri pertusis tersebut pun akan mati dan tubuhnya menjadi kebal. Namun tidak secara permanen, karena daya perlindungannya bisa menurun saat ia dewasa.

Pertusis dapat menyebabkan komplikasi pneumonia, periode henti napas, dan dehidrasi, sehingga sebagian anak dengan pertusis perlu dirawat di rumah sakit. Bila anak dirawat di rumah, ikuti petunjuk pemberian antibiotik dengan tepat.

Pastikan anak cukup beristirahat dan lingkungan rumah bebas rokok, produk-produk yang disemprot, maupun asap dari sumber lainnya. Jika perlu, masukkan Si Kecil ke dalam kamar yang bersih, untuk penyembuhan sekaligus meminimalkan penularan pada orang lain.



Hindarkan MPASI yang sulit ditelan dan berminyak, seperti goreng-gorengan atau kacang yang dapat memicu batuk. Untuk ringankan batuk, beri rasa hangat di dada Si Kecil dengan mengompres menggunakan air hangat.

(Dijawab oleh dr. Yovita Ananta Sp.A, MHSM, IBCLC, Rumah Sakit Pondok Indah – Pondok Indah, Jakarta)

(M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   penyakit,   batuk rejan










Cover April 2020