Home - Kehamilan & Persalinan - Panduan Ibu Baru / 2 Januari 2019 / Redaksi

Macam-Macam Bentuk Puting yang Perlu Anda Kenali

Seberapa sukses Anda menyusui tidak tergantung pada bentuk puting Anda, Moms.

Pada dasarnya, ada 3 jenis puting pada payudara wanita. Pertama, berbentuk normal, yaitu puting secara keseluruhan menonjol melebihi areola. Kondisi ini berlangsung dalam keadaan normal maupun ketika tejadi rangsangan dingin ataupun rangsangan seksual. Kedua, puting datar dan tetap tidak berubah bahkan setelah dilakukan pinch test, yaitu penekanan daerah areola sekitar 2 cm di luar puting. Ketiga, bentuk inversi atau terbalik yang juga dikenal dengan istilah puting terbenam (inverted nipple). Dua jenis puting yang disebutkan terakhir termasuk tidak normal dan terbagi ke dalam beberapa bentuk, seperti:

1. Dimpled. Puting yang terlihat menonjol sebagian, namun masih dapat ditarik keluar meskipun tidak dapat bertahan lama.



2. Unilateral. Hanya 1 sisi payudara yang memiliki puting tertarik ke dalam.

3. Inverted Nipple. Puting tertarik ke dalam, ada yang mudah untuk dikeluarkan, ada pula yang tidak bisa.

Yang perlu juga diketahui, bukan tidak mungkin seorang wanita memiliki 2 jenis bentuk puting, misalnya yang satu datar dan yang lainnya menonjol. Bentuk puting ini pun dapat berubah selama masa kehamilan dan menyusui.

 



Mengetahui Bentuk Puting

Untuk mengetahui bentuk puting Anda, cobalah remas areola 2 cm di belakang dasar puting. Jika menonjol, artinya bentuk puting Anda adalah menonjol. Jika datar, artinya bentuk puting Anda datar, dan jika agak terbalik berarti bentuk puting Anda terbalik.

Meskipun bentuk puting tidak ada hubungannya dengan jumlah ASI yang dihasilkan, hal ini akan bisa memengaruhi seberapa mudah bayi Anda memperoleh ASI, Moms. Bayi cenderung mengalami kesulitan melakukan pelekatan untuk menyusu bila puting susu ibu datar atau terbalik.

Nah, untuk mengatasi bentuk puting datar atau terbalik, semasa hamil Anda bisa menarik puting ke luar. Idealnya ini dilakukan pada trimester akhir atau 3 bulan sebelum melahirkan, dengan cara memegang payudara tepat di ujung areola dengan jempol dan telunjuk. Pijat dengan lembut ke arah puting sampai puting keluar, atau lakukan pinch test.

Pasca-melahirkan dan sesaat sebelum menyusui, lakukan tekanan untuk menonjolkan puting. Caranya, pegang dan pijat puting selama 30 detik, kemudian sentuh dengan kain dingin sebelum menyusui.
Anda juga bisa menggunakan alat bantu nipple shield untuk menstimulasi bayi mengisap ASI.

Jika puting memang inverted sekali pun Anda sudah memijatnya berulang kali, Anda bisa meminta bantuan konsultan laktasi. Biasanya penanganan terakhir dilakukan lewat pembedahan (operasi). (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

4 Hal Penting agar Proses E-Pumping ASI Lancar

Kesulitan yang Dialami Ibu saat Memberi Susu Formula

7 Kesulitan yang Dialami Ibu saat Menyusui

OTHER ARTICLES

Nama Anak bisa Pengaruhi Kreativitas & Percaya Dirinya

Sebaiknya Waspada! Ini Bahaya Kabut Asap buat Ibu Hamil

Mata Balita Minus? Ini Penyebabnya, Moms

Nyeri saat Menyusui? Ketahui 7 Fakta Mastitis, Moms!

Teori-teori Tentang Parenting yang Tidak Ada di Buku