Home - Keluarga - Mums Know Best / 25 Januari 2019 / Redaksi

Tips Mencuci Popok Kain yang Benar

Salah satu pilihan bagi orang tua untuk memakaikan buah hatinya popok adalah dengan menggunakan popok kain. Dibandingkan dengan popok bayi sekali pakai, popok kain bisa dikatakan lebih murah dan lebih hemat karena dapat dicuci dan dipakai lagi. Popok kain juga dapat disimpan dan digunakan kembali untuk anak kedua Anda Moms, sehingga pengeluaran untuk membeli popok bagi anak kedua pun menjadi berkurang.

Popok kain dianggap lebih aman untuk kulit bayi karena bebas dari bahan kimia. Dengan menggunakan popok kain, bahannya yang halus dan kering akan membuat bayi merasa nyaman. Selain itu, banyak orang tua memilih popok kain karena peduli dengan lingkungan. Menggunakan popok kain berarti Anda sudah membantu mengurangi sampah yang dibuang.

Meskipun begitu, popok kain butuh banyak waktu untuk proses pencucian dan pengeringannya. Moms harus mencuci dan mengeringkan popok kain sebelum dapat dikenakan kembali oleh Si Kecil. Dan, karena seringkali terkena noda dan dicuci berulang kali, popok kain pun menjadi cepat menguning dan rusak.



Nah, agar popok kain bersih dan awet meskipun dikenakan setiap hari, ikuti tips mencuci popok kain yang benar berikut ini, Moms.

1. Tuangkan detergen khusus pakaian bayi ke dalam 2 wadah berisi air. Anda harus memisahkan wadah untuk popok dengan noda feses dari wadah untuk popok dengan noda urine. Kemudian rendam popok selama 30 menit.

2. Setelah direndam, kucek popok untuk membersihkan sisa noda yang masih menempel.

3. Bilas popok hingga 3 kali dengan air mengalir, sehingga tidak ada lagi sisa detergen yang menempel. Sisa detergen yang menempel pada popok bisa menyebabkan ruam pada bayi.

4. Peras popok, lalu jemur di bawah sinar matahari untuk membunuh bakteri dan kuman.




Tips Mencuci:

• Gunakan detergen khusus pakaian bayi yang bebas dari pemutih, pewarna, ataupun pewangi yang dapat menyebabkan ruam popok.

• Jangan gunakan pelembut, karena dapat menyebabkan sisa bahan lilin di permukaan popok membuat bahan katun menjadi menolak air dan mengurangi daya serap. Pelembut dan pewangi juga bisa menyebabkan tumpukan residu yang mengurangi performa popok.

• Jika popok masih baru, jangan langsung dipakaikan pada bayi. Lebih baik dicuci dulu baru kemudian digunakan. Untuk hasil penyerapan kain yang maksimal, cuci 2 sampai 3 kali terlebih dahulu sebelum digunakan.

• Bila popok terkena noda feses, bersihkan popok terlebih dahulu dari kotoran feses. Buang feses ke dalam kloset dan bersihkan sisa noda dengan air yang mengalir.

• Bila popok terkena urine, kucek noda urine dengan air mengalir.

• Popok kain harus dicuci tepat waktu. Jika memungkinkan, langsung cuci usai digunakan. (M&B/SW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Jaga Pencahayaan Kamar untuk Kenyamanan Anak

Persiapan yang Dilakukan untuk Mengadopsi Anak

Baikkah Mengajarkan Anak Selalu Mengalah?

OTHER ARTICLES

Suami Terlalu Sibuk di Kantor? Lakukan 5 Hal ini, Moms!

Moms, Yuk Ketahui Jenis-jenis Tipe Terapi Autisme

Bagaimana Jika Janin Sakit sejak dalam Kandungan?

MB Fair Surabaya 2019

Manfaat Pelukan untuk Anak & 5 Gaya Pelukan Seru!