Mother&Baby Indonesia
Perawatan Gigi dan Mulut untuk Anak Tanpa Rasa Sakit

Perawatan Gigi dan Mulut untuk Anak Tanpa Rasa Sakit

Moms, tahukah Anda bahwa perawatan gigi dan mulut perlu diberikan kepada Si Kecil sedini mungkin? Bahkan American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD) menyarankan, agar orang tua membawa anaknya melakukan perawatan ini ketika berusia minimal 1 tahun.

Namun tak hanya anak-anak, rasa takut juga bisa timbul pada orang dewasa ketika mendengar kata ‘dokter gigi’ atau ‘perawatan gigi’. Langsung terbayang suara peralatan yang digunakan oleh sang dokter, hingga membuat sekujur tubuh menjadi ngilu dan enggan untuk melakukannya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan fasilitas Painless Dental Care yang dimiliki Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Yarsi. Ini merupakan pelayanan inovasi yang membuat perawatan gigi dan mulut bagi anak-anak maupun orang dewasa tanpa menimbulkan rasa sakit dan cemas.



Drg. Mia Mariani, Head of General Affair RSGM Yarsi menjelaskan, Painless Dental Care adalah layanan unggulan yang diberikan dengan jenis pendekatan hipnodonti dan sedasi. Hipnodonti adalah teknik relaksasi dan pemberian sugesti positif agar pasien merasa rileks dan nyaman.

“Sedangkan untuk anak-anak, lebih efektif dengan menggunakan teknik sedasi atau pemberian anestesi dengan metode inhalasi, intravena, maupun dengan obat oral. Dengan memanfaatkan layanan ini, anak-anak terutama yang berkebutuhan khusus bisa menjadi lebih tenang selama perawatan berlangsung,” tambahnya.

Prosesnya sendiri diawali dengan melakukan konsultasi bersama dokter gigi. Apabila gigi atau mulut Si Kecil terdapat gangguan, maka perlu dilakukan tindakan. Kemudian, orang tua akan dimintai persetujuan terlebih dahulu, jika penggunaan Painless Dental Care dibutuhkan.


“Setelah itu, pasien akan diwawancara dahulu mengenai riwayat kesehatannya. Seperti kondisi gigi, tindakan perawatan yang harus dilakukan, penyakit yang diidap. Ini berkaitan dengan dosis dari anestesi yang akan diberikan pada pasien untuk menenangkannya selama perawatan dilakukan,” jelas dr. Betardi Aktara, Sp.An, dokter anestesi RSGM Yarsi.



Setelah kondisi pasien memungkinkan untuk dilakukan teknik sedasi, orang tua pasien bisa membuat jadwal pertemuan untuk perawatan berikutnya. Untuk sedasi inhalasi, orang tua bisa membawa contoh alat ini ke rumah dan melatih Si Kecil untuk menarik dan membuang napas secara teratur. Fungsinya agar anestesi yang diberikan bisa bekerja dengan baik. Untuk anak-anak berkebutuhan khusus, selain teknik sedasi dapat juga dilakukan dengan metode intravena, sehingga perawatan dapat dilakukan lebih efisien.

“Dengan menggunakan teknik sedasi, kami dapat merawat gigi anak tanpa memaksa atau menimbulkan trauma. Sehingga anak akan memiliki memori yang baik tentang pengalamannya ke dokter gigi,” ujar Drg Herawati Kusuma,Sp.KGA, dokter gigi anak RSGM Yarsi.

Pelayanan ini juga bisa menghemat waktu dalam perawatan sekaligus konsultasi ke rumah sakit. Misalnya, seorang anak yang 10 giginya perlu ditambal, bisa dilakukan hanya dalam waktu 1,5 jam. Sangat singkat, kan? Jadi, dalam satu kunjungan bisa dilakukan banyak perawatan gigi.


Selain Painless Dental Care, RSGM Yarsi juga memiliki fasilitas penunjang lainnya yang cukup lengkap. Di antaranya layanan periksa dan perawatan gigi yang buka 24 jam, adanya dokter spesialis dan ruangan yang saling terintegrasi. Kamar operasi dan rawat inap juga tersedia untuk tindakan yang cukup berat.

Ruang perawatan juga dibuat senyaman mungkin untuk pasien dewasa dan anak-anak. Selain pemeriksaan radiologis, Anda juga bisa mendapat perawatan orthodonti (metal maupun transparan), hingga dental veneer. Dengan mutu internasional, Anda bisa merasakan manfaat pelayanan yang baik dan memuaskan, serta memiliki gigi dan mulut yang lebih sehat. (Vonia Lucky/SW/Dok. M&B, RSGM Yarsi)



Tags: kesehatan,   balita,   gigi,   mulut,   perawatan








Related Article