Mother&Baby Indonesia
Tips Menstimulasi Kreativitas Anak sejak Dini

Tips Menstimulasi Kreativitas Anak sejak Dini

Moms, mungkin selama ini Anda merasa bahwa anak yang kreatif adalah mereka yang bisa menghasilkan gambar yang bagus atau bisa mengenal musik lebih cepat. Padahal, kreativitas bisa bermakna lebih luas dari itu. Dilansir dari scholastic.com, kreativitas bisa dilihat dari kemampuan Si Kecil berpikir cemerlang, memecahkan masalah, hingga kemampuannya untuk menerka ilmu pengetahuan. Hal-hal ini pun pada dasarnya sudah dimiliki Si Kecil. Namun, tentu butuh distimulasi dengan cara yang tepat.


Stimulasi Kreativitas Bayi

Sisi kreatif ini pun sudah dapat dilatih sejak usia bayi. Tetapi, beberapa bulan setelah lahir, bayi belum bisa diajak bermain. Maka, cara terbaik untuk mengembangkan kreativitasnya adalah melalui interaksi sederhana, seperti sentuhan, belaian, kecupan, menggendong, dan memandikan.



Interaksi yang terjalin itu akan membuat bayi merasa nyaman dan terlindungi. Ini akan membuat bonding Anda dan Si Kecil semakin erat. Bayi pun akan menjawab interaksi Anda dengan ekspresi wajah seperti tersenyum, tertawa, dan menangis.

Saat usia Si Kecil semakin bertambah, maka ia sudah bisa diajak bermain. Pilihkan mainan kreatif yang dapat mendukungnya untuk belajar tentang dunia sekitar, melatih cara berpikir, dan kemampuan memecahkan masalah. Misalnya, dengan mainan balok dan cincin susun, serta mainan yang menghasilkan bunyi untuk memicu rasa ingin tahunya. Jika perlu, semua peralatan bayi seperti bantal, baju, celana, sepatu, dan kaus kaki memiliki variasi warna cerah yang berbeda-beda.



Hal tersebut akan membantu melihat sensitivitas indera, terutama penglihatannya. Bayi usia di bawah 1 tahun cenderung mempelajari dunia sekitar lewat indera. Untuk itu, kunci utama dalam mendorong kreativitasnya adalah dengan menstimulasi panca inderanya.


Creativity Booster

Ada banyak permainan sederhana yang bisa Anda lakukan, seperti bermain ci luk ba. Selain dengan tangan, Anda bisa menggunakan benda lain untuk menutupi wajah seperti bantal, kertas, buku, maupun boneka. Permainan lainnya adalah bersiul, yang tidak memerlukan alat dan hanya kemampuan Anda untuk bersiul. Mainkan sebuah lagu dengan bersiul untuk menarik perhatian Si Kecil. Permainan-permainan ini bertujuan untuk merangsang kemampuan indera Si Kecil. Hal ini tentu saja menjadi modal awal untuk mendukung perkembangan kreativitasnya. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   kreativitas