Mother&Baby Indonesia
Tips Melindungi Bayi dari Paparan Sinar Matahari

Tips Melindungi Bayi dari Paparan Sinar Matahari

Secara umum, paparan sinar matahari yang ‘jahat’ di sebagian besar wilayah Tanah Air adalah pukul 09.00-15.00. Sinar matahari pada jam-jam tersebut dapat membuat kulit terbakar. Tak heran, kita dianjurkan memakai tabir surya setiap hari.

 

Selain itu, untuk melindungi diri dari paparan sinar matahari, kita sebaiknya juga menggunakan topi atau payung saat berlama-lama melakukan aktivitas di luar ruangan pada waktu tersebut. Apalagi, jika Anda membawa bayi dan Si Kecil memiliki kulit yang masih sangat sensitif.



 

Sunburn atau kulit terbakar karena matahari bisa menyebabkan rasa perih, demam, hingga dehidrasi, lho! Jika bayi mengalami sunburn sekali saja, hal ini bisa meningkatkan risiko melanoma atau kanker kulit yang mematikan, serta banyak kerutan ketika ia dewasa nanti.

 

Tabir Surya Untuk Bayi

Sejak beberapa tahun terakhir, berbagai merek tabir surya atau sunscreen khusus untuk bayi banyak beredar di pasaran. Tabir surya ini memang aman untuk kulit bayi yang sensitif dan sebaiknya Anda aplikasikan bila ingin mengajak Si Kecil bermain di pantai dengan pakaian terbuka.

Perlu diketahui, tabir surya ini hanya boleh diberikan kepada bayi di atas usia 6 bulan. Cari sunscreen yang memiliki minimal kandungan SPF (sun protection factor) 15. Selain itu, pilih tabir surya dengan kata ‘broad spectrum’ pada labelnya.

Kata tersebut berarti bahwa produk itu mampu melawan sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB). UVB sendiri kebanyakan dapat menyebabkan keriput dan kulit terbakar, sementara UVA yang paling berbahaya bagi kulit.

Oleskan tabir surya ini 15-30 menit sebelum bayi beraktivitas di luar ruangan dan jangan lupa oleskan lagi di seluruh bagian kulit yang terpapar sinar matahari langsung setiap 2 jam sekali. Jangan lupa oleskan ke bagian kulit yang tersembunyi, seperti belakang telinga serta belakang leher yang tertutup rambut.



Dan, jika Si Kecil bermain air atau berenang, segera oleskan lagi tabir surya ke seluruh permukaan kulitnya, sekalipun Anda baru mengoleskan 1 jam yang lalu.

 

Melindungi Kulit Si Kecil

Selain pemberian tabir surya, Anda juga bisa melindungi kulit Si Kecil dari paparan sinar matahari dengan cara berikut ini:

1. Pilih ‘jam aman’ untuk keluar rumah. Berjalan-jalan di taman menggunakan stroller tentu merupakan kegiatan yang menyenangkan. Lakukan sebelum pukul 09.00 agar Si Kecil bisa mendapat manfaat maksimal dari sinar matahari.

2. Kenakan pelindung. Pastikan bayi mengenakan pakaian yang bisa menutupi seluruh bagian tubuhnya. Pilih bahan katun yang lembut dan dapat menyerap keringat, jika Anda ‘terpaksa’ harus ke luar rumah di pukul 09.00-15.00.

3. Jangan masuk ke kendaraan yang panas. Bila ingin mengajak bayi bepergian dengan menggunakan kendaraan, pastikan Anda sudah menyalakan AC sehingga suhu ruangan di mobil sudah sejuk sebelum ia masuk.

4. Ciptakan suasana sejuk di rumah. Cara paling mudah menciptakan udara sejuk di rumah adalah dengan menyalakan pendingin ruangan. Namun, bagaimana jika AC sedang rusak atau kebetulan Anda tidak memilikinya? Jangan takut, Moms, Anda tetap bisa membuat ruangan sejuk dengan menyalakan kipas angin. Tetapi, jauhkan arah anginnya dari Si Kecil atau tidak mengarahkan secara langsung ke hadapannya. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kesehatan,   bayi,   balita,   anak,   paparan matahari,   tabir surya