Mother&Baby Indonesia
Waspada! Sering Mencium Bayi bisa Sebabkan Meningitis

Waspada! Sering Mencium Bayi bisa Sebabkan Meningitis

Penyakit berbahaya bisa datang dari mana saja, dan bahkan mengenai bayi yang baru lahir. Salah satunya dari ciuman, yang didapat dari kedua orang tua atau dari orang yang menjenguknya. Jika Anda membiarkan Si Kecil dicium oleh banyak orang, hal itu sangat berisiko tinggi menularkan meningitis bakteri.

 

Meningitis bakteri adalah infeksi pada selaput otak dan saraf tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini menyebar melalui air ludah orang yang terinfeksi, sehingga membiarkan bayi dicium sama saja dengan menyediakan jalan bagi penularan bakteri.



 

Penyebarannya juga bisa melalui bersin atau batuk yang tidak ditutup, di mana air ludah juga bisa menyebar. Bakteri yang menyebabkan meningitis di antaranya infeksi Escherichia coli dan Haemophilus influenzae.

 

Selain itu, virus HIV, virus campak, serta virus herpes simplex (HSV-1) serta penyakit meningokokus juga menjadi yang paling umum dan cukup berbahaya sebagai penyebab utama meningitis.

 

Penyakit ini sangat berbahaya bagi bayi, karena sistem imunnya yang belum berkembang dengan baik. Parahnya, penyakit ini dapat menimbukan kematian hanya beberapa jam setelah terinfeksi. Namun jika disembuhkan, bayi menanggung risiko kecacatan permanen, seperti kehilangan pendengaran atau kerusakan otak.

 



Sudah banyak kasus yang muncul, ketika sang bayi lahir dengan sehat. Namun, dari ciuman yang ia terima, penyakit meningitis bisa mengenai dirinya dalam waktu cepat. Dan bayi merupakan yang paling tinggi memiliki risiko mengalami kondisi ini.

 

Bayi yang mengalami meningitis memiliki gejala seperti tidak aktif bergerak atau berinteraksi, tidak mau makan atau sering muntah, juga mudah marah atau menangis. Terdapat juga titik lunak di kepala bayi atau rekleks yang abnormal.

 

Untuk pencegahan utama, Anda bisa memberikan vaksin meningitis pada Si Kecil. Badan pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, CDC (The Centers for Disease Control and Prevention), merekomendasikan pemberian vaksin meningokokus pada anak-anak mulai usia minimal 6 minggu, 2 bulan, 9 bulan, dan 10 tahun.

 

Anda juga sangat perlu membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum menyentuh bayi. Kalau perlu, sediakan hand sanitizer agar tangan tetap bersih saat mengendong anak Anda. Jangan juga sungkan untuk membatasi orang lain saat melakukan kontak dengan Si Kecil demi kesehatannya. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kesehatan,   bayi,   mencium bayi,   meningitis








Cover Januari - Februari 2020