Mother&Baby Indonesia
Balita Vegetarian, Setuju atau Tidak?

Balita Vegetarian, Setuju atau Tidak?

Banyak orang memilih gaya hidup vegetarian agar tubuhnya lebih sehat. Namun bagaimana jika gaya hidup ini diterapkan pada anak Anda, Moms? Setuju atau tidak?

 

Para Moms yang setuju berpendapat bahwa menjadikan Si Kecil seorang vegetarian adalah cara yang bagus untuk membuatnya tumbuh sebagai anak yang sehat, aktif, dan jarang sakit. Menurut mereka, semua nutrisi yang dibutuhkan Si Kecil bisa diperoleh dari protein nabati, tidak harus selalu hewani. Para Moms juga menceritakan pengalamannya bahwa mereka sudah mulai menjadi vegetarian sebelum Si Kecil lahir, sehingga mereka juga akan memperkenalkan gaya hidup vegetarian pada Si Kecil jika ia sudah mengonsumsi MPASI.



 

Adapun para Moms yang tidak setuju berpendapat bahwa masa balita merupakan masa pertumbuhan sehingga Si Kecil membutuhkan asupan yang beragam, termasuk protein hewani. Menurut mereka, sayuran memang bagus, tapi anak juga perlu diperkenalkan dengan daging dan ikan agar nutrisinya terpenuhi. Selain itu, dengan menjadi vegetarian, Si Kecil kemungkinan akan kekurangan nutrisi yang berasal dari sumber makanan hewani, sedangkan anak butuh banyak nutrisi yang tidak hanya berasal dari buah dan sayuran saja untuk mendukung tumbuh kembangnya.

 



Dilansir dari Kids-Health, menerapkan gaya hidup vegetarian bagi anak-anak ternyata masih perlu dipertimbangkan, karena mereka membutuhkan nutrisi lengkap untuk tumbuh kembangnya.

 

Sementara, Shannon Martinez-Pederson dan Carol Merrschaert, nutrisionis, mengungkapkan jika ingin membentuk seorang anak menjadi vegetarian, maka orang tua harus benar-benar mempertimbangkan kebutuhan gizinya. Orang tua boleh saja menerapkan gaya hidup vegetarian kepada anaknya, selama asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak dapat terpenuhi dengan baik (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   gaya hidup,   vegetarian








Cover Maret 2020