Mother&Baby Indonesia
Melatih Bicara Balita Sambil Bermain

Melatih Bicara Balita Sambil Bermain

Saat lahir, biasanya bayi hanya bisa menangis untuk menyatakan keinginannya. Memasuki usia 2-3 bulan, bayi mulai bersuara seperti ‘aah’ atau ‘uuh’, biasa disebut dengan istilah cooing. Setelah usia 3 bulan, bayi akan mencari sumber suara yang didengar dan menyukai mainan yang mengeluarkan suara. Bayi baru akan mulai mengerti nama-nama orang di sekitarnya pada usia 6-9 bulan. Bahkan di usia 9-12 bulan, ia sudah dapat mengucapkan mama dan papa atau sebutan lainnya yang biasa digunakan untuk memanggil Moms dan Dads. Dan di usia 12 bulan keatas, Si Kecil sudah bisa mengucapkan 3-6 kata dengan arti.

 

Memasuki usia balita, Si Kecil akan semakin banyak mengucapkan kata-kata. Meskipun begitu, kadang, ada saja balita yang belum terampil berbicara. Tentunya untuk hal ini, orang tua juga sangat berperan penting agar Si Kecil dapat segera bisa lancar berbicara. Untuk itu, Anda harus melatihnya, Moms.



 

Ada berbagai macam cara yang bisa Anda lakukan untuk melatih Si Kecil agar dapat cepat atau lancar berbicara dan terhindar dari speech delay. Salah satunya adalah dengan bermain. Karena beberapa ahli mengatakan, bahwa pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif bagi anak adalah pengalaman belajar yang dilakukan sambil bermain. Ini dia 5 permainan yang bisa melatih bicara balita:

1. Tebak Benda

Permainan ini bisa Anda lakukan untuk melatih Si Kecil berbicara, Moms. Coba dirikan sebuah tenda menggunakan dua kursi dan selimut sebagai atapnya. Ajak Si Kecil bersembunyi di dalamnya dan lakukan permainan ‘tebak benda’. Arahkan ia untuk memerhatikan seluruh benda yang ada di depan tenda, tunjuk satu per satu, dan sebutkan apa saja namanya. Lalu, minta Si Kecil untuk menebak nama-nama benda yang Anda tunjuk, ulangi beberapa kali.

2. Menjadi Narator

Ambil sebuah buku cerita bergambar dan ajaklah Si Kecil untuk menjadi narator dari kisah yang terjadi dalam buku tersebut. Anda bisa memulainya terlebih dahulu, lalu minta Si Kecil untuk meneruskan ceritanya. Jika ia mengalami kesulitan, Anda dapat memancing dengan memberikan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan gambar di dalam buku.



3. Bertualang Bersama

Mengajak Si Kecil bertualang juga merupakan cara mudah untuk menstimulasi kemampuan bicaranya. Tidak perlu bertualang ke tempat yang jauh, cukup ajak ia berkeliling di sekitar rumah Anda. Mintalah Si Kecil untuk bercerita tentang apa pun yang dilihat atau ditemuinya.

4. Siapakah Ini?

Untuk melakukan permainan ini, Anda membutuhkan 2 buah ponsel mainan atau walkie talkie. Berikan 1 kepada Si Kecil dan 1 untuk Anda. Setelah itu, arahkan Si Kecil duduk di sofa ruang keluarga, sementara Anda duduk di kursi belakangnya atau tempat lain yang tidak terlihat olehnya. Kemudian, Anda bisa mulai menelepon Si Kecil, berpura-pura mengajaknya berkenalan, dan minta ia untuk menjelaskan siapa dirinya, baju apa yang dipakainya, menu makan siangnya, dan sebagainya.

5. Sang Mata-Mata

Lakukan permainan ini saat melakukan perjalanan dan berkunjung ke rumah sanak saudara bersama Si Kecil. Minta ia untuk memerhatikan apa pun yang dilihatnya. Sesampainya di rumah, ajak ia membuat scrapbook hasil kerjanya sebagai mata-mata. Tanyakan apa saja yang ia lihat  selama perjalanan, misalnya pohon, Anda bisa menggunting gambar itu dari majalah dan tempel dalam scrapbook. Anda juga dapat menunjukkan foto-foto sanak saudara yang ditemui dan minta Si Kecil menunjukkan siapa saja yang diingatnya. Hias scrapbook dengan sangat menarik agar ia senang. (M&B/MA/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   tumbuh kembang,   melatih bicara balita








Cover Januari - Februari 2020