Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini Cara Amati Pertumbuhan Anak

Moms, Ini Cara Amati Pertumbuhan Anak

Ada 3 jenis pertumbuhan pada Si Kecil yang bisa kita amati, yakni otak, fisik, dan reproduksi. Semua pertumbuhan tersebut memiliki proses dan waktu yang berbeda-beda.

 

Otak Si Kecil berkembang pesat hingga usia 2 tahun dan mencapai 95 persen berat otak orang dewasa di usia 6 tahun.



 

Sementara pertumbuhan fisik Si Kecil berkembang pesat dari janin hingga usia 1 tahun. Setelah itu, pertumbuhan fisiknya akan berlangsung lambat dan kembali melesat pada masa pubertas. Proses pertumbuhan tersebut terjadi sejak proses pembuahan yang menghasilkan janin seberat 1 gram dan meningkat pesat menjadi rata-rata 3.000 gram saat Si Kecil dilahirkan. Berat tersebut akan bertambah 3 kali lipat menjadi sekitar 9.000 gram di usia 1 tahun.

 

Sedangkan pertumbuhan reproduksi baru akan berlangsung pesat saat Si Kecil memasuki masa pubertas. Organ reproduksi anak laki-laki maupun perempuan umumnya baru berkembang di usia 14-15 tahun. Namun alangkah baiknya jika pengetahuan mengenai organ reproduksi tetap diberikan kepada Si Kecil sejak usia dini.

 

Tahapan Pertumbuhan Fisik

Tubuh Si Kecil mengalami 3 periode pertumbuhan pesat (rapid growth), yakni selama kehamilan 0-9 bulan, setelah dilahirkan hingga usia 2 tahun, dan saat ia mengalami pubertas. Meskipun ditentukan secara genetik, pertumbuhan Si Kecil juga dipengaruhi oleh status kesehatan dan faktor lingkungan, termasuk asupan energi dan zat gizi.

Masa pertumbuhan ini juga merefleksikan ukuran absolut berat dan komposisi tubuhnya. Jika terjadi gangguan pertumbuhan di awal kehidupan Si Kecil, terutama yang terjadi karena kurangnya kecukupan nutrisi, hal tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit. Karenanya, pengawasan pertumbuhan Si Kecil memegang peranan sangat penting untuk mendukung perkembangannya secara maksimal.

 

Indikator Pertumbuhan Anak

Untuk mengetahui apakah pertumbuhan fisik Si Kecil berlangsung dengan baik, Anda dapat menggunakan rules of thumb berikut ini.



Indikator Berat Badan (BB)

• Saat bayi berusia 4 bulan, BB mencapai 2 kali BB lahir.

• Saat bayi berusia 12 bulan, BB mencapai 3 kali BB lahir.

• Selanjutnya, pertambahan BB mencapai sekitar 2 sampai 3 kilogram per tahun sampai usia 9-10 tahun, sebelum ke pertumbuhan cepat saat remaja.

Indikator Tinggi Badan (TB)

• Saat usia 1 tahun, TB meningkat 50 persen dari panjang badan lahir.

• Saat usia 4 tahun, TB akan mencapai 2 kali panjang badan lahir.

• Saat usia 13 tahun, TB akan mencapai 3 kali panjang badan lahir, sebelum ke pertumbuhan cepat saat remaja.

 

Untuk mengetahui pertumbuhan Si Kecil, Moms sebaiknya melakukan pengukuran berat dan tinggi badan Si Kecil secara rutin, lalu bandingkan dengan grafik pertumbuhan untuk memudahkan Anda dalam memantau perkembangan fisiknya.

 

Jika pertumbuhan Si Kecil berada di atas atau di bawah area normal, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah pada pertumbuhannya. Untuk mencapai pertumbuhan yang optimal, Si Kecil membutuhkan nutrisi, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, air, mineral, zinc, yodium, selenium, dan kalsium. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   balita,   pertumbuhan anak










Cover Mei-Juni-Juli 2020