Mother&Baby Indonesia
Tips Melatih Ingatan Anak

Tips Melatih Ingatan Anak

Secara umum, semakin Si Kecil bertambah besar, semakin banyak pula yang bisa ia ingat. Namun ada 1 hal yang ditekankan oleh para ahli, bahwa perkembangan dan kapasitas ingatan Si Kecil tak bisa dipaksakan agar terjadi lebih cepat. “Kapasitas ingatan Si Kecil tak bisa diperbesar atau dipercepat dari usianya,” ujar Stephen Ceci, Ph.D., profesor psikologi di Cornell University, New York, AS. Namun, Anda dapat mendorong perkembangan tersebut hingga optimal sesuai usianya.

 

Usia 2-5 Tahun



Pada usia 2-5 tahun, balita Anda mulai mengingat konsep-konsep abstrak, seperti warna, menghitung hingga 10, dan alfabet. Mereka menyimpan informasi ini dalam memori jangka pendek. Pada awalnya, mereka akan kesulitan untuk mengingat informasi ini ketika dibutuhkan. Tapi seiring waktu, mereka akan lebih mudah melakukannya. “Mereka bukan lagi mengingat nama-nama warna, tetapi secara otomatis mengetahui apa nama warna tersebut,” ujar Peter Ornstein, Ph.D., profesor psikologi di University of North Carolina, AS, dan penulis buku Memory for Everyday and Emotional Events. Memori ini akan berubah menjadi pengetahuan jika sering digunakan. Itulah sebabnya pada masa ini Si Kecil cenderung meminta Anda membacakan buku yang sama dan suka melakukan suatu hal berulang-ulang.

Untuk mengasahnya, Moms perlu melakukan hal-hal berikut ini.

1. Meminta Si Kecil untuk bercerita bisa meningkatkan perkembangan memorinya. Untuk merangsang Si Kecil bercerita, tanyakan hal-hal secara spesifik. Moms jangan tanyakan tentang bagaimana harinya di sekolah karena ia akan kebingungan menjawab. Tapi tanyakan pertanyaan seperti, “kamu tadi di sekolah duduk di sebelah siapa?” Atau “Tadi temanmu bawa bekal apa ke sekolah?”

2. Untuk membantu Si Kecil mengingat hal penting, misalnya nomor telepon, Anda bisa menggunakan melodi atau lagu tertentu.

3. Dalam kesehariannya, ketika Anda berjalan-jalan, minta Si Kecil mengenali huruf yang ia lihat, atau biarkan ia menggunakan handphone untuk belajar menelepon Anda, dan ingatkan ia untuk terus berada di dekat Anda saat berada di keramaian.



 

Usia 5 Tahun ke Atas

Di rentang usia ini, Si Kecil mulai belajar membaca dan mengenal aritmetika dasar di sekolah, kegiatan yang sangat mengandalkan kemampuan mengingat. Sedangkan di rumah, mereka pun dituntut untuk lebih bertanggung jawab, misalnya bisa mandi sendiri, membereskan kamarnya sendiri, dan lain-lain. Karenanya, sangatlah masuk akal jika kemampuan ingatan Si Kecil meningkat agar ia bisa menghadapi semua tantangan baru ini. Otak Si Kecil akan mengalami perubahan yang akan membuatnya lebih mudah untuk mengingat.

David Bjorklund, Ph.D., penulis buku Children's Thinking merekomendasikan beberapa hal berikut untuk memaksimalkan perkembangan memori Si Kecil.

1. Biasakan Si Kecil untuk menyiapkan segala perlengkapan sekolah di malam hari. Kebiasaan baik ini akan memberinya waktu untuk mengingat lebih baik apa saja yang harus ia bawa.

2. Minta ia untuk menaruh semua benda pada tempatnya. Dengan begini, ia tak akan kehilangan sesuatu. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   memori,   perkembangan memori