Mother&Baby Indonesia
Traveling Nyaman Bersama Bayi dengan LCC

Traveling Nyaman Bersama Bayi dengan LCC

Moms dan Dads mungkin sudah tidak sabar untuk mengajak bayi Anda traveling, karena sejak hamil hingga melahirkan Si Kecil, Anda dan suami sepakat menunda liburan terlebih dulu, dan kini Anda berdua merasa waktunya sudah pas.

 

Meskipun demikian, traveling saat Anda masih berdua yang bisa dilakukan dengan spontan pastinya akan berbeda dengan traveling bersama bayi. Setelah menjadi orang tua, bepergian ke tempat wisata idaman dengan mengajak Si Kecil tidak hanya butuh perencanaan lebih matang, tapi juga budget lebih besar.



 

Untungnya, kini harga tiket pesawat sudah semakin terjangkau dengan kehadiran maskapai penerbangan low cost carrier (LCC). LCC bisa jadi pilihan tepat untuk menghemat budget perjalanan, sehingga Anda bisa mengalihkannya untuk keperluan lain. Meskipun demikian, budget rendah bukan berarti mengabaikan kenyamanan. Moms dan Dads tetap bisa traveling nyaman membawa Si Kecil dengan LCC!

 

Kebanyakan orang tua merasa khawatir jika harus terbang menggunakan LCC bersama anak. Tapi Moms dan Dads tidak perlu cemas. Scoot, LCC milik Singapore Airlines Group, memberikan beberapa tips untuk membuat perjalanan Anda lancar dan bebas drama.

1. Saat memilih penerbangan, hindari transit terlalu lama, agar perjalanan Anda bersama Si Kecil tetap nyaman. Perhatikan juga di mana Anda transit. Tahukah Anda bahwa semua penerbangan Scoot dari Indonesia transit di Bandara Changi Singapura yang terpilih sebagai bandara terbaik dunia selama lima tahun berturut-turut? Bandara ini bahkan menjadi tujuan favorit keluarga Singapura! Jadi waktu transit kini tidak lagi jadi saat membosankan buat Si Kecil.

2. Ada baiknya Anda juga pilih penerbangan yang sesuai dengan jam tidur si kecil agar ia dapat menghabiskan perjalanan panjang dengan tidur lelap. Jika Anda mengkhawatirkan kenyamanan, armada Boeing 787 Dreamliner Scoot (untuk penerbangan jarak jauh seperti ke Korea Selatan, Australia, atau Eropa) didesain dengan udara yang lebih bersih, mesin yang tidak berisik, dan kelembapan udara yang lebih tinggi, jadi Si Kecil dapat tidur lebih nyenyak.

3. Jika Si Kecil sangat sensitif terhadap perubahan tekanan udara selama take-off dan landing, tawari dia makanan atau permen karena aktivitas menelan dan mengisap dapat membantu mengurangi tekanan. Sedangkan bayi, bisa Moms susui.

4. Siapkan tas berisi barang-barang penting anak, seperti popok, selimut, baju ganti, kaus kaki, bantal, mainan favoritnya, dan susu, agar Si Kecil merasa lebih nyaman. Jangan khawatir jatah bagasi akan kurang, karena Scoot menyediakan jatah bagasi hingga 10 kg! Jika Anda terbang dengan armada Dream 787 Dreamliner, kompartemen bagasi di atas kepala yang luas membuat Anda tidak perlu berebut dengan penumpang lain!

5. Jika Anda terbang dari Singapura, Anda dapat mengisi botol minum Anda setelah pemeriksaan keamanan. Pengisian air minum tersedia di dalam gate.

6. Karena Scoot tidak menyediakan keranjang bayi, Moms dan Dads dapat menggunakan gendongan bayi kecuali selama take-off dan landing, di mana sabuk pengaman tetap harus digunakan. Gendongan bayi dapat menyelamatkan tangan Anda dari pegal saat harus menggendong si kecil selama perjalanan.

7. Jika Moms dan Dads terbang menggunakan pesawat Boeing 787, Anda bisa memesan satu kursi di zona ScootinSilence yang bebas dari anak berusia di bawah 12 tahun, jadi Anda dan pasangan Anda bisa beristirahat secara bergantian. Ini akan membuat Anda tetap waras, terutama selama penerbangan jarak jauh!

 

Berikut ini beberapa hal yang perlu Moms dan Dads ketahui tentang traveling bersama Si Kecil menggunakan Scoot, untuk memastikan perjalanan Anda sekeluarga mulus.

- Harga tiket anak berusia 2 tahun ke bawah berkisar antara 45 dolar Singapura – 75 dolar Singapura satu arah, tergantung destinasi. Anda akan mendapatkan sabuk pengaman anak, dan boleh membawa stroller dan car seat pada saat check-in. Pssst…harga tiket anak flat, artinya harga akan tetap sama, bahkan pada saat peak season seperti liburan sekolah atau hari raya!

- Kalau Anda membawa stroller yang bisa dilipat, Anda dapat menyimpannya di kompartemen kabin selama ukurannya cukup. Namun, stroller perlu melalui proses check-in untuk berjaga-jaga kalau kompartemen kabin tidak cukup.

- Anak berusia di atas 2 tahun boleh duduk di kursi sendiri. Safety seat yang menghadap ke depan dapat digunakan untuk membuat si kecil lebih nyaman, asalkan tidak dipasang di baris pintu darurat, atau baris sebelum dan sesudahnya. Safety seat harus bersertifikat FAA dan CAAS, dan orang tua bertanggung jawab untuk memasangnya sendiri. Pastikan Anda tidak mencopot label sertifikat safety seat untuk pemeriksaan keamanan!

- Scoot menyediakan air panas untuk membuat susu. Ibu menyusui yang berangkat dari Singapura boleh membawa ASIP dan makanan bayi ke kabin. Berat akan dimasukkan ke jatah bagasi dan tergantung pada pemeriksaan keamanan. Namun, untuk alasan higienis, kru kami tidak dapat memanaskan atau mendinginkan ASIP atau makanan bayi.



- Moms dan Dads mungkin tidak sabar membawa Si Kecil liburan, tapi anak Anda harus berusia minimal 8 hari untuk terbang dengan ditemani oleh orang dewasa berusia minimal 18 tahun.

- Koper yang dapat diubah menjadi tempat tidur seperti JetKids dapat digunakan, kecuali saat take-off dan landing. Namun, tempat tidur tersebut hanya dapat digunakan di kursi dekat jendela atau kursi di tengah, dan tidak dapat digunakan di baris pintu darurat. Anak harus menggunakan sabuk pengaman seperti biasa dan tempat tidur tidak boleh menghalangi penumpang di baris depan untuk memiringkan kursi. Berat tempat tidur juga dimasukkan ke jatah bagasi dan dimensi (panjang, lebar, tinggi) tidak boleh melebihi 115 cm ketika dibuka.

 

Jika Moms ingin merasakan kenyamanan menggunakan Scoot secara cuma-cuma, ikuti Family Backpack Dance Video Competition yang diadakan oleh Mother&Baby Indonesia mulai 20 Agustus hingga 20 September 2018. Jika video Anda berhasil dipilih menjadi pemenang pertama, Anda dan keluarga akan mendapatkan 4 tiket pesawat Scoot kelas Economy FLY pulang-pergi ke Hong Kong.

 

Syarat & Ketentuan Lomba:

- Peserta lomba: Orang tua dan anak (usia Si Kecil maksimal 7 tahun).

- Buat video Family Backpack Dance sesuai kreativitas Anda dan Si Kecil, dengan durasi maksimal 1 menit (musik bebas).

- Upload video tersebut di akun Instagram Anda dan mention ke @motherbabyind dengan menyertakan #MBdancecompetition dan #MB12tahun.

- 12 video terbaik yang dinilai paling kreatif, akan dipilih sebagai pemenang.

- Periode kompetisi: 20 Agustus – 20 September 2018.

- Pengumuman pemenang: 28 September 2018.

- Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

- Pajak hadiah dan biaya pengiriman hadiah ditanggung pemenang.

 

Klik Instagram @motherbabyind untuk informasi lebih lanjut mengenai kompetisi ini.

 

(Susanto Wibowo/Dok. Scoot)



Tags: anak,   balita,   bayi,   traveling,   keluarga








Cover Januari - Februari 2020