Mother&Baby Indonesia
Perkembangan Janin di Kehamilan 6 Bulan

Perkembangan Janin di Kehamilan 6 Bulan

Moms, kehamilan Anda kini sudah 6 bulan, periode terakhir trimester kedua. Sebagian calon Moms sudah sangat menonjol perutnya, sementara yang lainnya masih seperti hamil muda. Tapi jangan khawatir, Moms. Perbedaan ini sebenarnya dipengaruhi oleh berat badan, bentuk tubuh, kekuatan otot-otot dinding perut, dan ukuran janin.

 

Pada usia kehamilan ini, tubuh Anda sudah mulai dapat beradaptasi dengan perubahan dan kondisi hamil. Moms bisa jadi mulai merasa lebih nyaman berpergian atau melakukan aktivitas seperti sediakala meskipun dalam keadaan perut yang mulai membesar.



 

Kendati termasuk bulan 'ringan' dalam kehamilan, Moms mungkin mengalami beberapa keluhan di periode ini, seperti kram kaki, bengkak di beberapa bagian tubuh, dan rasa panas di ulu hati. Coba konsultasikan ke dokter Anda untuk mendapat penanganan lebih lanjut ya, Moms.

 

Bagaimana dengan perkembangan janin di usia kehamilan 6 bulan ini? Berikut penjelasannya, Moms.

 

 

Perkembangan Janin di Kehamilan Minggu ke-25

 

• Pada saat ini, janin berukuran panjang sekitar 35 cm dari kepala sampai tumit dan berat hampir mencapai 700 g.

• Penampilannya menjadi lebih proporsional seperti seorang bayi yang siap untuk dilahirkan.

• Tubuh janin mulai terlihat lebih ramping dan lemak tubuhnya mulai tersebar mengisi bagian kulit sehingga kini kulit lebih kencang.

• Janin terus berlatih refleks menggenggam. Kekuatan tangannya saat menggenggam semakin kuat.

• Saraf-saraf di mulut dan bibir semakin sensitif. Janin sering terlihat mengisap jari ketika tangannya mendekati mulut. Ini pertanda indera pengecapnya sudah berfungsi.

• Janin juga sudah mulai bisa buang air besar, yang disebut dengan mekonium, yang terbentuk di bagian dalam usus besar. Mekonium ini nanti akan ikut terbuang setelah ia lahir.

 

 

Perkembangan Janin di Kehamilan Minggu ke-26

 

• Janin sudah berukuran panjang sekitar 36 cm dari kepala sampai tumit dan berat kira-kira800 g.

• Jumlah cairan ketuban semakin bertambah hingga 400 ml, semakin siap melindungi janin.

• Bulu mata dan rambut di kepala juga mulai tumbuh.

• Respons janin terhadap suara semakin baik. Ia mungkin sudah mulai bisa mendengar Anda dan pasangan saat berbincang.



• Janin juga sudah melakukan latihan untuk menghirup dan menghembuskan napas, kendati di dalam kandungan tidak ada udara. Ini merupakan latihan dasar yang akan dipersiapkan saat lahir nanti.

 

 

Perkembangan Janin di Kehamilan Minggu ke-27

 

• Janin kini berukuran panjang sekitar 37 cm dari kepala sampai tumit dan berat hampir mencapai 900 g.

• Otak depan (di belakang dahi) berkembang pesat. Sudah ada perkembangan keseimbangan struktur-struktur otak.

• Perkembangan kelopak matanya telah terbentuk dengan sempurna. Ia kini akan mulai dapat menutup dan membuka matanya dengan lebih stabil.

• Retina mulai terbentuk. Kemampuan menangkap cahaya yang masuk ke mata dan dilanjutkan ke saraf menuju otak, mulai diproses.

• Pendengaran semakin baik meskipun lubang telinga masih tertutup lapisan yang menyelubungi permukaan kulit.

 

 

Perkembangan Janin di Kehamilan Minggu ke-28

 

• Janin berukuran panjang sekitar 38 cm dari kepala sampai tumit dan berat sekitar 1 kg.

• Jaringan otak terus mengalami perkembangan pesat. Lipatan dan alur otak janin terus berkembang dan meluas.

• Janin terus menambah lapisan lemak dan pertumbuhan rambut terus berjalan.

• Tulangnya hampir terbentuk dengan sempurna, namun masih lembut dan lentur.

• Denyut jantung semakin terdengar jelas, 120-160 denyut per menit.

• Janin mulai melakukan gerakan bernapas teratur. Ia sudah bisa mendapatkan oksigen secara mandiri karena paru-parunya memiliki banyak alveola (kantung udara) sehingga bisa mengisap dan menampung udara.

 

BACA JUGA: 

 
 
 

(Susanto Wibowo/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   janin,   perkembangan janin










Cover Mei-Juni-Juli 2020