Mother&Baby Indonesia
Trik Atasi Masalah dalam Pernikahan (1)

Trik Atasi Masalah dalam Pernikahan (1)

Memang benar bahwa kehidupan pernikahan tentu tidak selamanya berjalan mulus. Konflik pasti akan datang dan menjadi tugas Anda serta pasangan untuk menyelesaikannya. Meskipun berat, orang lain akan memandang Anda dan pasangan sebagai role model dalam pernikahan.

 

Hal tersebut diungkapkan Mitch Temple, ahli pernikahan dan penulis The Marriage Turnaround. Ia mengatakan bahwa pasangan suami-istri yang sukses dan hebat adalah pasangan yang tahu bagaimana mengatasi masalah.

 

Mereka berani melepas ego masing-masing, tetapi saling mencintai, dan kembali harmonis seperti sedia kala. M&B punya trik-trik yang bisa dilakukan ketika Anda dan pasangan sedang mengalami masalah dan bermaksud untuk menyelesaikannya bersama. Ini trik-triknya, Moms.

 

Berikan Respons yang Tepat

Ketika menghadapi sebuah konflik, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menenangkan diri. “Belajarlah untuk tidak bereaksi cepat, tetapi merespons tepat,” ujar Mia Dharma Radjaguguk, trainer dari VIP Development Center.

Tenangkan diri, jangan langsung emosi atau marah kepada pasangan. Sebaliknya, ajak ia duduk untuk berdiskusi. Buka pikiran, singkirkan sejenak sudut pandang Anda dan dengarkan penjelasan dari sisi pasangan.

Jadikan diri sebagai tempat yang aman untuk pasangan berterus terang, tanpa merasa dihakimi. Dengan begitu, ia pasti akan merasa nyaman dan lebih terbuka. “Respons yang tepat akan menentukan feedback yang Anda terima,” kata Mia.

 

Berani Mengaku Salah

Saat seseorang sadar bahwa konflik terjadi karena kesalahannya, ia cenderung menjaga harga diri dan menutupinya.

“Diperlukan suatu keberanian dan kedewasaan tinggi untuk rendah hati mengakui kesalahan. Apalagi kita cenderung mencari pembenaran dan menyalahkan pihak lain,” ujar Ihsan Gani, konselor pernikahan.

Sebaiknya ketika menyadari kekeliruan, coba jujur kepada pasangan. Kejujuran membuat ia menghormati dan menghargai Anda.

 

Jangan Menghukum

Susan Heitler, Ph.D, penulis The Power of Two berkata ketika menghadapi masalah dan kesalahan dibuat oleh pasangan, kita cenderung mengungkapkan emosi negatif. Kata-kata memojokkan seperti “Saya tak menyangka kamu seperti itu”, kerap dilontarkan.

Terkadang kita juga ‘menghukum’ pasangan dengan marah besar atau malah tidak mengajaknya bicara sama sekali. Ini bukan cara yang baik untuk menyelesaikannya. Moms! (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: keluarga,   seks dan pernikahan,   masalah keluarga








Cover Januari - Februari 2020