Mother&Baby Indonesia
Tips Merawat Pakaian Bayi

Tips Merawat Pakaian Bayi

Kulit bayi rentan mengalami iritasi, baik karena pakaian, popok, atau produk perawatan kulit yang dipakainya. Iritasi terjadi karena kulit Si Kecil masih sensitif, belum tumbuh secara sempurna seperti layaknya kulit orang dewasa. Kulit Si Kecil membutuhkan perawatan khusus agar senantiasa sehat.


Baca Juga: Tips Membuat Pakaian Lebih Tahan Lama



 

Selain merawat kulit bayi dengan perawatan khusus, Moms juga perlu menjaga kebersihan dan kelembutan pakaiannya, agar ia terhindar dari iritasi yang bisa disebabkan dari pakaian yang ia kenakan.


Untuk merawat pakaian Si Kecil, Moms sebaiknya menghindari penggunaan produk-produk yang mengandung bahan kimia. Berikut ini tips merawat pakaian bayi.

• Cucilah terlebih dahulu pakaian baru sebelum dikenakan pada Si Kecil.

• Gunakan detergen yang aman dan bebas dari pemutih. Jika perlu, Moms bisa menggunakan detergen khusus bayi.

• Untuk pakaian yang bernoda, rendam dulu pakaian tersebut selama 30 menit, kemudian cuci seperti biasa.

• Mencuci pakaian Si Kecil dengan menggunakan tangan dapat menjaga serat kain tetap halus, lembut, dan tidak cepat rusak. Namun jika Anda menggunakan mesin cuci, putar mesin dengan kekuatan low atau gentle.



• Setelah disetrika, langsung masukkan pakaian ke dalam lemari. Hindari menggunakan kamper, karena zat yang terkandung pada kamper berisiko menyebabkan gangguan kesehatan bagi Si Kecil.


Baca Juga: Perlindungan Terbaik untuk Pakaian Si Kecil


Selain itu, ada 2 hal utama yang perlu Moms perhatikan saat memilih pakaian bayi, yaitu keamanan dan kenyamanan. Karena kulit Si Kecil yang masih sensitif, Anda perlu selektif dalam memilih bahan pakaian untuknya. Ini tipsnya, Moms.

• Pastikan pakaian yang dipilih dapat menyerap keringat dengan baik dan tidak menimbulkan iritasi. Pakaian yang nyaman dan aman turut berperan dalam mengoptimalkan tumbuh kembang Si Kecil.

• Lapisan epidermis (bagian kulit terluar) pada bayi 20-30 persen lebih tipis dibandingkan dengan lapisan kulit orang dewasa. Faktor tersebut yang menyebabkan penyerapan bahan kimia iritan dari luar lebih mudah terjadi, sehingga menimbulkan gangguan terhadap kesehatan serta kenyamanan bayi saat beraktivitas.

• Perhatikan zat pewarna yang digunakan pada pakaian. Si Kecil memiliki kebiasaan menggigit baju, sehingga bisa membuat zat-zat berbahaya pada pakaian masuk ke dalam tubuhnya. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: pakaian bayi,   merawat pakaian bayi










Cover Mei-Juni-Juli 2020