Home - Kesehatan - Kesehatan / 10 Agustus 2018 / Redaksi

Waspada Anak Mendengkur saat Tidur

Banyak orangtua yang menganggap tidur mendengkur pada anak merupakan hal yang biasa. Padahal, menurut studi dari Gothenburg University, Swedia, kondisi tidur mendengkur tersebut dapat memengaruhi kualitas hidup serta kesehatan anak.

 

Mendengkur adalah saat saluran pernapasan terhambat. Semakin banyak hambatan, semakin tinggi tekanan udara, sehingga menyebabkan suara dengkuran semakin keras. Prinsipnya sama seperti udara yang melewati seruling bambu. Tekanan jari pada seruling akan membuat bunyi yang keluar semakin nyaring.

 

Medical News Today melaporkan, mendengkur atau apnea merupakan gangguan pernapasan saat tidur yang memengaruhi asupan oksigen ke otak. Jika kondisi ini dibiarkan, anak akan mengantuk di siang hari, konsentrasi berkurang, kesulitan belajar, pertumbuhan terhambat, dan mengompol.

 

Hingga dewasa, kebiasaan mendengkur juga dapat menyebabkan denyut jantung tidak teratur, meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, obesitas, dan diabetes. Pada peneliti menemukan, 1/3 orangtua mencari bantuan medis untuk mengatasi masalah ini. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

share to BBM





RELATED ARTICLE

Risiko Kolesterol pada Anak Semakin Meningkat

Apa saja Kelainan Tulang dan Sendi pada Kaki Anak?

Ini 9 Bahan Kosmetik Berbahaya untuk Ibu Hamil



OTHER ARTICLES

Ajarkan Sportivitas pada Anak Lewat Asian Games

4 Cara Seru Rayakan Hari Kemerdekaan RI

Suami Jadi Ayah Rumah Tangga, Setuju atau Tidak?

Tips Jalin Hubungan Baik dengan Dokter Kandungan

Tips Memilih dan Memasang Car Seat untuk Balita