Mother&Baby Indonesia
Ini Sebabnya Bayi Menyukai Anak Kecil Lain

Ini Sebabnya Bayi Menyukai Anak Kecil Lain

Ketertarikan Si Kecil akan teman sebayanya dimulai dengan ketertarikannya akan wajah. Bayi baru lahir memang belum bisa melihat objek dengan jarak lebih dari 30 cm. Meskipun begitu, penglihatannya berkembang sekitar usia 2 bulan. Ia sudah mampu memfokuskan pandangannya pada bentuk wajah dan lebih menyukainya daripada bentuk lain. Di usia tersebut juga, Si Kecil sudah bisa memberikan senyum sosial (social smile) yang diberikan tidak hanya kepada orang yang ia kenal, tetapi hampir kepada semua orang.

 

Menurut penelitian, kebanyakan bayi senang melihat wajah bayi dan anak kecil mana pun. Salah satu teori mengenai fenomena ini adalah bayi memiliki ketertarikan pada wajah-wajah tertentu dengan bentuk yang normal dan tidak ekstrem, yaitu tidak terlalu besar ataupun tidak terlalu kecil. Dan, wajah bayi atau anak kecil memiliki bentuk yang sesuai dengan kriteria tersebut dibandingkan wajah orang dewasa, begitu menurut penjelasan Gary Levy Ph.D, dari University of Utah, AS. Hal ini menjelaskan mengapa bayi cenderung menolak orang dewasa yang tak dikenalnya.



 

Teori lain yang bisa menjelaskan rasa cinta sesama bayi adalah manusia sejak dulu kala telah 'terprogram' untuk menyukai wajah bayi dan menganggap mereka menggemaskan. Menurut Dr. George Askew, M.D., dokter anak dari Washington DC, AS, hal ini merupakan salah satu cara bayi bertahan hidup, yaitu membuat banyak orang peduli padanya. Kebanyakan orang menyukai karakteristik wajah bayi, yaitu pipi tembam dan mata bulat. Hal ini juga yang dirasakan oleh Si Kecil ketika melihat bayi lain.



 

Nah, sekarang sudah tahu kan Moms, kenapa bayi Anda senang saat melihat wajah bayi lainnya? (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   wajah bayi










Cover April 2020