Mother&Baby Indonesia
Apakah Menstruasi Tidak Teratur Pengaruhi Kehamilan?

Apakah Menstruasi Tidak Teratur Pengaruhi Kehamilan?

Datang bulan atau menstruasi menjadi kondisi rutin yang dialami setiap wanita. Hal ini biasanya terjadi pada tanggal yag sama setiap bulan, atau sekitar 30 hari setelah hari pertama menstruasi di bulan sebelumnya. Namun, ada kalanya, jadwal menstruasi tidak datang secara teratur.

 

Banyak dari wanita yang sebelum menikah memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Tak jarang juga dari mereka yang kerap mengalami pendarahan dalam waktu yang lama. Bahkan, dengan siklus tidak teratur tersebut, sejumlah wanita yang menikah dan hamil ada yang mengalami keguguran.



 

Menurut dr. Ardiansjah Dara, Sp.OG, M.Kes, riwayat menstruasi tersebut ini kemungkinan terjadi karena kondisi hormonal seorang wanita yang tidak stabil. Menstruasi yang tidak teratur (normalnya antara 21-35 hari), disebut abnormal uterine bleeding (AUB).

 



AUB ini dapat disebabkan oleh 2 hal. Pertama, adanya kelainan tumor jinak, seperti myoma uteri, hingga tumor ganas seperti kanker leher rahim. Kedua, kelainan non-tumor, seperti ketidakseimbangan hormon, kelainan darah, hingga pasca pemakaian alat kontrasepsi.

 

Jika Anda sebagai calon Moms dan tengah menjalani masa kehamilan, sampaikan keluhan Anda kepada dokter kandungan. Biasanya, Anda akan diberi obat penguat kandungan untuk meminimalkan keguguran. (M&B/Vonia Luck/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   hamil,   menstruasi,   datang bulan








Cover Januari - Februari 2020