Mother&Baby Indonesia
Tak Harus Panik, Begini Cara Tangani Anak Demam

Tak Harus Panik, Begini Cara Tangani Anak Demam

Sebagai orangtua, Moms dan Dads tentu akan khawatir ketika anak terkena satu penyakit sekecil apa pun. Misalnya saat Si Kecil demam, banyak dari Moms dan Dads yang langsung panik. Padahal, demam bukanlah penyakit, melainkan respons tubuh terhadap suatu bakteri atau virus.

 

Hal ini dijelaskan oleh Dr. Reza Abdussalam.SpA, dokter pediatrik Brawijaya Hospital Antasari, Jakarta. Ia mengatakan bahwa demam lebih tepatnya adalah gejala suatu penyakit. Saat Si Kecil demam, kerja imunitas akan lebih optimal.



 

“Untuk mengetahui suhu tubuh anak saat demam, Anda harus mengukurnya dengan termometer. Untuk meletakkannya bisa di ketiak, rektum, oral (mulut), telinga (membran timpani), dan dahi (A. Temporalis),” jelas dr. Reza pada acara Health Talk “Family First Aid” di Brawijaya Hospital Antasari (30/6).

 

Jika Si Kecil terkena demam, yang terpenting adalah mencegahnya supaya tidak dehidrasi. Untuk itu, Anda perlu memastikan bahwa kebutuhan cairannya terpenuhi. Lakukan juga pengecekan suhu tubuh anak secara rutin agar mengetahui apakah ia sudah benar-benar sehat atau belum.

 



Untuk menangani kondisi Si Kecil yang sedang demam, dr. Reza memberikan 5 kiat. Pertama, bawa anak ke tempat yang sejuk; kedua, evaluasi kondisi anak dengan pengecekan rutin; ketiga, berikan Si Kecil pakaian yang tipis dan nyaman; keempat, jaga asupan minumnya baik dari ASI, susu formula, maupun air putih; dan terakhir, Anda bisa memberikan paracetamol.

 

 

Melalui acara tersebut, Brawijaya Hospital Antasari juga mengadakan kegiatan untuk mengisi liburan anak sekolah. Kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh KREDOO yang bekerjasama dengan Brawijaya Hospital Antasari. Para peserta yang merupakan murid dari berbagai sekolah umum ini diajak untuk berkeliling rumah sakit atau hospital tour serta mendapat arahan dari dr. Reza Abdussalam mengenai cara mencuci tangan yang benar.

 

Acara Health Talk “Family First Aid” ini diadakan pada 29-30 Juni 2018 dan akan dilaksanakan kembali pada 6-7 Juli 2018. (Vonia Lucky/SW/Dok. M&B, Brawijaya Hospital Antasari)



Tags: kesehatan,   anak,   demam