Mother&Baby Indonesia
Moms, Ini Pentingnya Deteksi Alergi Anak Sejak Dini

Moms, Ini Pentingnya Deteksi Alergi Anak Sejak Dini

Anda mungkin pernah mendengar anak teman Anda mengalami alergi atau justru Si Kecil yang mengalaminya. Tahukah Anda mengapa alergi terjadi? Sebagai orangtua, Anda perlu memahami bahwa alergi merupakan penyakit kronik yang sering dijumpai pada anak.

 

Lalu sebenarnya, apa itu alergi? Kata alergi sendiri berasal dari baha Yunani allon argon, yang artinya ‘reaksi yang berbeda’. Penderita alergi akan memberikan respons tubuh yang berbeda bila terpapar bahan tertentu, seperti zat hirupan, makanan, atau obat.



 

Reaksinya berupa hipersensitivitas yang diawali dengan reaksi spesifik terhadap zat pencetus alergi (alergen) tertentu. Reaksi ini timbul akibat paparan bahan yang umumnya tidak berbahaya dan banyak ditemukan dalam lingkungan atau disebut alergen.

 

Penyebab Alergi

Alergi yang dialami anak dipengaruhi oleh faktor keluarga dan faktor lingkungan. Faktor keluarga adalah bila salah satu atau kedua orangtua kandung, dan atau saudara kandung memiliki bakat alergi. Contohnya dermatitis atopik, asma, atau pilek alergi.

Sedangkan faktor lingkungan yang dapat memengaruhi alergi adalah polusi udara, asap rokok, atau makanan (susu sapi, makanan laut, kacang-kacangan). Alergi juga bisa timbul karena paparan alergen di dalam rumah (bulu binatang, tungau, kecoa, jamur) atau di luar rumah (serbuk sari tanaman, jamur).

Munculnya alergi juga bisa disebabkan dari infeksi dan kebersihan lingkungan. Faktor lingkungan merupakan faktor risiko yang dapat diperbaiki untuk menurunkan kejadian alergi pada anak. Anda dapat meminimalkan kemungkinan alergi dengan memerhatikan pajanan alergen-alergen tersebut pada Si Kecil.

 

Gejala Alergi



Ada beberapa gejala yang akan muncul jika anak mengalami alergi:

- Kulit kering, bersisik, kemerahan, dan gatal

- Batuk pilek lebih dari 2 minggu tanpa disertai demam

- Hidung gatal, berair, dan mampet

- Mata sering bengkak, berair, dan gatal

- Gangguan pencernaan, sering muntah, atau diare berdarah dan tidak ditemukan tanda infeksi

- Gejala tersebut berlangsung cukup lama (kronik) dan berulang dengan paparan yang sama

- Memiliki faktor risiko keluarga.

 

Apabila hal-hal tersebut dialami Si Kecil, Anda bisa melakukan pertolongan pertama seperti pemberian obat gatal. Jika kondisinya tidak membaik, segeralah konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih tepat. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kesehatan,   anak,   alergi