Mother&Baby Indonesia
Ayah Sibuk Dengan Ponsel, Anak Jadi Korban

Ayah Sibuk Dengan Ponsel, Anak Jadi Korban

Dads, hindari sibuk dengan smartphone Anda saat sedang mengemudikan kendaraan, karena akan berbahaya bagi diri Anda sendiri, orang lain, atau bahkan anggota keluarga Anda, seperti anak dan istri Anda.

 

Sebuah peristiwa mengenaskan terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang ayah diduga kuat sedang sibuk dengan ponselnya sehingga melakukan kelalaian yang berakibat menabrak anaknya sendiri hingga meninggal dunia.



 

Cerita berawal saat sang ayah mengantarkan anaknya yang berusia 4,5 tahun ke sekolah. Saat itu, ia diduga kuat sedang melihat ponselnya dan tidak menyadari Si Kecil melintas dekat mobil. Karena tidak melihat, sang ayah mengemudikan mobilnya, namun ia malah menabrak anaknya hingga tewas.

 

Peristiwa ini membuat keluarga syok, sehingga mereka belum melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Namun polisi langsung bergerak cepat dan melakukan olah TKP.

 

"Dalam Undang-Undang Lalu Lintas, kalau seorang pengemudi kedapatan bermain dengan HP saat mengemudi, tentu akan ditilang, karena hal ini merupakan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” jelas Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kepala Bidang Humas Polda Jatim.

 

Dan jika terjadi kecelakaan, penyidik akan mempertimbangkan untuk menjerat pengemudi dengan Pasal 359 mengenai kelalaian yang menyebabkan kecelakaan.



 

Bercermin dari kasus ini, Dads tentunya harus lebih memerhatikan keamanan berkendara, terutama saat sedang membawa Si Kecil dan mengantarkannya ke sekolah. Ini beberapa tips yang sebaiknya Anda perhatikan:

- Saat berkendara dengan membawa balita, dudukkan balita di car seat di kursi belakang, bukan kursi depan.

- Pastikan Si Kecil duduk di car seat dan pasang tali pengaman di kedua bahu (shoulder straps) dan pinggangnya. Pastikan juga car seat terpasang dengan benar.

- Saat Anda mengantar anak sekolah, turunkan Si Kecil di tempat yang aman, seperti tempat parkir atau halaman sekolah. Hindari menurunkannya di tepi jalan, karena bisa membahayakan Si Kecil.

- Pastikan Si Kecil sudah berada di tempat yang aman atau sudah bersama gurunya, barulah Anda bisa melanjutkan berkendara kembali.

- Jika perlu, parkirkan mobil, lalu Anda turun dan mengantarkan Si Kecil hingga ke depan kelasnya atau ia sudah bersama guru untuk memastikan keamanannya.

- Jangan pernah melihat atau bahkan memainkan ponsel saat berkendara. Berhentilah di tepi jalan atau di tempat yang aman jika Anda merasa perlu untuk mengangkat telepon. (Susanto Wibowo/Dok. Freepik)



Tags: aman berkendara








Cover Maret 2020