Home - Keluarga - Informasi Untuk Ayah / 4 Juli 2018 / Redaksi

Dads, Ini Manfaat Berbicara Dengan Janin

Dads, jangan pernah ragu untuk berbicara dengan bayi Anda yang masih di dalam kandungan. Menurut penelitian yang dilakukan Barbara Kisilevsky, profesor dari Queens University, Ontario, Kanada, sejak berumur 30 minggu, janin sudah dapat membedakan suara orangtuanya dengan suara orang asing. Dari penelitian yang sama, ditemukan juga kalau janin lebih mudah mengenali suara pria yang bernada rendah dan dalam dibandingkan dengan suara bernada tinggi seperti suara istri Anda.

 

Banyak manfaat yang diperoleh dari berkomunikasi dengan janin, Dads. Dr. Thomas R. Verny, ahli perkembangan anak, menyatakan bahwa dampak lingkungan prenatal berhubungan erat dengan perkembangan anak kelak. Sementara itu, Dr. David B. Chamberlain, spesialis kandungan dari Boston University, Massachusetts, AS, menyatakan bahwa janin yang diajak ‘belajar’ oleh orangtuanya sejak di dalam rahim, akan menunjukkan kemampuan kecerdasan ganda pada usia sekolah.



 

Studi lainnya menunjukkan bahwa suara ayah yang didengar janin bisa membuatnya merasa tenang di dalam rahim. Selain itu, sering mengajak calon bayi bicara membantunya belajar. Percakapan yang Anda lakukan dengan bayi di trimester ketiga bermanfaat sebagai fondasi kuat bagi perkembangan sosial dan emosional, kemampuan bahasa, dan ingatannya. Dengan kata lain, suara Anda bisa membantu membentuk pemahaman calon bayi tentang dunia. Ini adalah berita baik, sebab artinya Anda bisa menciptakan bonding yang kuat dengan calon bayi sejak ia masih dalam kandungan.

 



Apa saja yang bisa Anda bicarakan dengan janin di dalam kandungan? Anda bisa mengajaknya berbicara tentang hari-hari Anda, apa yang sedang Anda kerjakan, bercerita mengenai pengalaman pertama Anda bertemu dengan istri Anda, atau ngobrol mengenai hobi dan kegemaran Anda. Yang lebih simpel, Anda juga bisa memperdengarkan musik atau membacakan cerita untuknya. Meskipun janin belum mengerti apa yang Anda bicarakan, komunikasi ini bisa membantunya merasa lebih dekat dengan suara ayahnya. Dan yang pasti, ia akan mengenal tentang keluarganya nanti.

 

Karena itu, ajaklah calon bayi berkomunikasi sesering mungkin, Dads. Dan Anda nanti bisa perhatikan jika ia akan memberikan respons terhadap suara Anda, misalnya dengan gerakan kecil atau tindakan halus. (Susanto Wibowo/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Dads, Ini Aktivitas Ajarkan Anak Mencintai Keluarga

Fenomena Stay at Home Dads

Drone Parenting: Metode Asuh Anak Yang Demokratis

OTHER ARTICLES

Yuk, Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak, Moms!

Apa yang Harus Dilakukan saat ASI Tak Keluar?

Milia, Bintik Putih pada Wajah Bayi, Bahaya atau Tidak?

Mengenal Seluk-Beluk Surrogate Mother

Waspadai 5 Penyakit yang Sering Menyerang Anak Sekolah