Mother&Baby Indonesia
6 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Mainan Bayi

6 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Mainan Bayi

Tak hanya membuat Si Kecil gembira, bermain dapat menjadi sarana untuk menstimulasi tumbuh-kembang optimal. Dr. Vicki Panaccione, Ph.D, psikolog dan pendiri Better Parenting Institute mengatakan, bermain sangat penting untuk perkembangan sosial, mental, fisik, dan emosi anak.

 

Meskipun masih bayi, Anda tetap harus memilihkan mainan yang tepat untuk Si Kecil. Perhatikan 6 hal berikut ini dalam memilih mainan untuk Si Kecil agar aman saat dimainkan.



 

- Pola Hitam Putih

Fungsi penglihatan bayi belum benar-benar sempurna. Situs Kids Health mencatat bahwa hingga usia 1 bulan, ia hanya dapat melihat warna hitam dan putih dengan jarak pandang sekitar 10-30 cm. Jadi, tidak perlu rumit untuk membeli mainan bayi, cetak saja berbagai pola gambar hitam putih.

Moms bisa mencari gambar-gambar itu di internet dengan kata kunci: black and white pattern for newborn. Kemudian tempelkan gambar-gambar itu di kamar Si Kecil segaris dengan jarak pandangnya untuk menstimulasi otak dan penglihatannya.

 

- Mengenal Suara

Mainan yang dapat mengeluarkan bunyi ataupun musik, dapat melatih indera pendengaran dan menstimulasi otak Si Kecil. Mainan yang bisa mengeluarkan bunyi saat diremas dan melantunkan lagu lembut adalah pilihan terbaik.

Di atas usia 6 bulan, Si Kecil sudah bisa menekan tuts piano mainan atau alat musik mainan lainnya. Anda juga bisa menggantungkan mainan yang bisa berbunyi di boks Si Kecil, untuk efek menenangkan saat tidur.

 

- Mainan Putar

Di atas usia 1 bulan, Si Kecil dapat melihat warna, terutama warna cerah. Untuk menstimulasi, gantung mainan berwarna-warni di tempat tidurnya.

Situs Raising Children menuliskan bahwa mainan gantung ini dapat mengasah koordinasi tangan dan mata. Moms perlu memerhatikan jarak dan letak mainan itu, agar Si Kecil dapat meraih dan menggenggamnya.



 

- Tekan dan Pencet

Ketika memasuki usia 6 bulan, Si Kecil dapat memaksimalkan fungsi jemarinya. Ia mulai pandai menggenggam mainan dan benda. Untuk menstimulasi kemampuan motorik halusnya, pilihkan mainan yang dapat dipencet dan ditekan dari bahan karet, plastik, atau kain.

Akan lebih menarik lagi jika ketika dipencet, mainan tersebut mengeluarkan suara. Situs webmd.com menyarankan Anda menemani Si Kecil bermain. Agar manfaat mainan semakin maksimal, ajarkan ia mengoper mainannya kepada Anda untuk menambah kekuatan motoriknya.

 

- Gigit dan Gigit Lagi

Mainan lunak yang dapat digigit, biasa disebut teether, cocok untuk Si Kecil yang mulai mengeksplorasi kemampuan oralnya.

Teether juga dapat membantu merangsang pertumbuhan gigi bayi. Saat memilih, pastikan mainan itu aman untuknya dan kebersihannya terjaga, mengingat ia akan sering ‘memakannya'.

 

- Permainan Jari

Bagi bayi, Anda teman bermain idamannya. Jadilah pendongeng dan bermainlah menggunakan boneka tangan dengan bentuk dan warna yang unik. Buatlah sebuah cerita sederhana dan mengobrollah dengan Si Kecil.

Buat gerakan yang lucu agar ia tertawa, sehingga terjalin komunikasi dan ikatan yang kuat. Mengarang cerita dapat melatih imajinasi dan merangsang kemampuan berkomunikasi Si Kecil. Tunggu beberapa bulan menjelang Si Kecil 1 tahun, ia akan mengambil alih cerita Anda. Seru! (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   mainan bayi








Cover Maret 2020