Mother&Baby Indonesia
Benarkah Bayi Caesar Bertubuh Gemuk?

Benarkah Bayi Caesar Bertubuh Gemuk?

Persalinan caesar memang banyak menyelamatkan ibu dan bayi di seluruh dunia dari situasi persalinan yang berbahaya, seperti kegagalan saat proses persalinan, gawat janin, posisi salah bayi, atau riwayat caesar sebelumnya. Namun beberapa ahli menyebutkan bahwa melahirkan secara normal lebih memiliki banyak manfaat bagi bayi, yaitu mengaktifkan fungsi paru-paru dan merangsang naluri makannya.

 

Berdasarkan studi terbaru di Inggris, bayi yang lahir secara caesar memiliki tingkat lemak lebih banyak di dalam hati. Dari hasil pengamatan pada 62 bayi, beberapa hormon tertentu di dalam tubuh bayi yang lahir normal menjadi aktif saat mereka terdorong keluar dari liang vagina. Kelak, kondisi ini akan membantu proses metabolisme lemak.



 



Penanganan lemak di dalam hati akan terganggu jika bayi dilahirkan tidak secara normal. Pemerintah Australia pun kabarnya ikut mengintervensi masalah caesar ini. Mereka sedang mengusahakan untuk mengurangi angka persalinan caesar yang terjadi di negaranya, dari 30 persen tahun ini menjadi 20 persen untu tahun depan. Sementara, Pemerintah Inggris menanggapi kontroversi tersebut dengan menekankan bahwa setiap wanita berhak memilih proses persalinan, baik itu normal maupun caesar, bila ia menginginkannya. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   caesar,   gemuk