Mother&Baby Indonesia
Tips Tinggalkan Anak Untuk Bekerja

Tips Tinggalkan Anak Untuk Bekerja

Sulit sekali rasanya meninggalkan rumah untuk bekerja bila Si Kecil merajuk meminta Anda tetap tinggal menemaninya. Ada saja alasannya untuk menunda kepergian Anda. Kalau sudah begitu, cobalah 5 tips berikut ini.

 

1. Ceritakan alasan Anda bekerja



Jelaskan pada Si Kecil apa yang menjadi alasan Anda sehingga harus meninggalkannya setiap hari untuk bekerja. Bila Anda bekerja karena mencintai pekerjaan, jelaskanlah hal-hal apa saja yang menyebabkannya. Namun bila Anda bekerja karena faktor finansial, maka katakan, "Mama bekerja agar bisa memenuhi kebutuhan hidup kita, seperti membeli baju dan sepatumu." Buatlah Si Kecil berpikir bahwa pekerjaan Anda menyenangkan, ceritakan kepadanya hal-hal yang menyenangkan saat berada di kantor. Jadi ia akan berpikir bahwa bekerja adalah hal yang penting bagi kehidupan ibunya.

 

2. Pahami perasaan Si Kecil

Bagaimanapun Anda menyiapkan segala sesuatunya agar Si Kecil tak merajuk saat Anda pergi, ada kalanya ia akan tetap berusaha menahan Anda untuk pergi. "Bila ini terjadi, katakan, 'Mama tahu, pasti kamu sedih Mama tinggal bekerja. Bagaimana kalau kita pikirkan apa yang akan kita lakukan sepulang Mama nanti? Kamu mau main apa?' Lalu ambil dan berikan mainan yang ia maksud tadi," saran Betsy Brown Braun, penulis buku Just Tell Me What to Say: Sensible Tips and Scripts for Perplexed Parents.

Seringkali ibu bekerja mendapat pertanyaan seperti ini, "Mamanya Felisa bermain bersama kami di taman tadi sore. Kenapa Mama tidak bisa bermain bersamaku?" Apa yang akan Anda katakan untuk menjawab pertanyaan ini? Nah, gunakan saja kesempatan ini untuk bertanya balik kepada Si Kecil dan tanyakan apa yang mengganggunya. Diskusikan bersamanya bahwa Anda berdua juga bisa melakukan hal tersebut di akhir minggu saat libur.

 

3. Ciptakan cara berpisah yang unik



Pamitlah pada Si Kecil dengan cara yang spesial untuknya. Simpel saja, seperti, "See you later, My Sweety," sambil berpelukan. "Cara berpamitan yang rutin dilakukan setiap kali Anda akan berangkat bekerja akan membantunya merasa lebih nyaman," urai Braun.

 

4. Ceritakan profesi Anda

Ceritakan secara detail apa profesi Anda agar Si Kecil mengerti apa saja yang Anda kerjakan sepanjang hari di tempat bekerja. Jika Anda bekerja di bagian administrasi, jelaskan bagaimana Anda membuat surat dan mengirimkannya kepada para klien. Bila Anda mengelola restoran, ceritakan bagaimana serunya Anda menyiapkan makanan dan minuman bagi para pelanggan saat jam makan siang. Jika memungkinkan, ajaklah ia ke tempat Anda bekerja agar ia tahu seperti apa tempat ibunya bekerja, dan ia juga dapat bertemu dengan rekan-rekan kerja Anda.

 

5. Libatkan pasangan

Salah satu cara untuk menjawab pertanyaan sulit Si Kecil tentang pekerjaan Anda adalah dengan melibatkan sang ayah, karena keputusan Anda untuk bekerja merupakan keputusan bersama suami. Seperti dirasakan oleh hampir semua orangtua, berbicara dengan anak-anak tentang pekerjaan membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran. Ini tak hanya membantu Anda lebih siap untuk menanggapi pertanyaan anak tentang pekerjaan Anda, tetapi juga membuatnya merasa lebih nyaman dengan pekerjaan Anda. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu bekerja,   anak








Cover Januari - Februari 2020