Home - Bayi - Tumbuh Kembang Bayi / 10 Juni 2018 / Redaksi

Manfaat Gendongan Untuk Bayi Anda

Babywearing atau bisa disebut sebagai aktivitas menggendong bayi menjadi salah satu yang sering dilakukan oleh orangtua. Menggendong dilakukan agar Si Kecil tetap berada di dekat orangtuanya saat berada di keramaian atau menenangkannya saat rewel.

 

Namun seiring modernisasi, aktivitas menggendong berubah dengan hadirnya stroller. Orangtua hanya memosisikan anaknya duduk hingga tertidur di dalam stroller. Penggunaannya pun dipilih karena lebih memudahkan saat sedang berjalan-jalan bersama Si Kecil.

 

Padahal, menurut dr. William Sears, dokter anak yang sangat berpengalaman soal pengasuhan, menggendong adalah salah satu perangkat dari Attachment Parenting, sebuah metode pengasuhan anak. Metode ini dikenal dengan penggunaan 7 perangkat “Baby B”, yaitu:

- Birthbonding (ikatan lahir atau keterikatan)

- Breastfeeding (menyusui)

- Babywearing (menggendong bayi)

- Balance (keseimbangan)

- Bedding close to baby (tidur berdekatan dengan bayi)

- Belief in the signal value of baby’s cry (percaya pada nilai sinyal tangisan bayi)

- Beware of the baby trainers (waspada terhadap para pelatih bayi)

 

Menggendong juga ternyata memberikan manfaat khusus untuk Si Kecil yang masih bayi, lho Moms. Apa saja manfaatnya?

1. Menenangkan

Anda dan bayi bergerak dan beraktivitas bersama. Bayi akan mendengar suara Anda ketika Anda berbicara dengan orang lain. Ia ikut merasakan emosi Anda dan yakin Anda memberikan rasa aman serta nyaman.

2. Mengajarkan Bayi Bergembira

Umumnya, bayi tidak ingin sendirian saat terjaga. Ia butuh seseorang di dekatnya. Sebab, ketika dalam kandungan, bayi setiap saat mendengar suara Anda dan belaian tangan Anda.

Hal ini pun akan Si Kecil dapatkan ketika digendong. Anda menciptakan langkah-langkah berirama, mengajaknya tersenyum, mengajaknya mengobrol. Itu semua merupakan cara mengajarkan bayi bergembira.

3. Menstimulasi Sistem Keseimbangan

Sistem keseimbangan terletak di bagian dalam telinga yang bekerja sebagai sensor keseimbangan tubuh. Stimulasi saat Anda melakukan gerakan lembut pada saat menggendongnya seperti mengusap atau membelai bayi, membantunya bernapas sehingga sistem keseimbangan tubuhnya lebih baik.

4. Mengajarkan Tentang Dunia

Bayi ikut melihat apa yang Anda lihat saat ia dalam gendongan. Ia diajak untuk siap berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam dekapan Anda, bayi dapat melihat dan mengamati kejadian di sekitarnya dengan perasaan aman. Ketika ia melihat ekspresi Anda, ia juga belajar tentang emosi.

5. Belajar Bicara

Bayi yang sering digendong punya keterampilan bicara lebih baik. Bayi sudah memerhatikan dan menyimak percakapan Anda dalam posisi dan jarak yang dekat. Bahkan bayi bisa merasa ikut diajak bicara. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Flickr)






RELATED ARTICLE

Pentingnya Car Seat Untuk Keselamatan Bayi Di Mobil

Agar Tulang Anak Sehat dan Kuat

Perkembangan Pendengaran Anak



OTHER ARTICLES

Berkah Jelang Lebaran, Audy Item Lahirkan Anak Kedua

Tanya Jawab Seputar Mudik Bersama Bayi dan Balita

Saat Balita Terima Salam Tempel

Rekreasi Kala Lebaran? Perhatikan 4 Tips Ini, Moms!

Kiat Balita Tetap Sehat Saat Libur Lebaran