Mother&Baby Indonesia
Awas Terbakar!

Awas Terbakar!

Moms, jangan pernah meninggalkan Si Kecil bermain sendiri di dekat benda panas. Keingintahuan mereka yang cukup besar membuat mereka suka memegang segala sesuatu di sekelilingnya. Sebuah studi terkini di Inggris melaporkan 20 kasus kulit anak terbakar yang memerlukan perawatan serius di rumah sakit gara-gara alat pencatok rambut yang ditinggalkan dalam kondisi yang masih panas. "Banyak anak-anak yang mengalami luka bakar hingga melepuh dan harus dirawat di rumah sakit. Luka bakar ini berpotensi permanen, menjadi cacat, bahkan kematian," unagkap salah saeorang anggota peneliti. Dilaporkan dalam kasus tersebut, 1 dari 5 anak harus mendapatkan perawatan kulit intensif.

 

Penelitian yang baru dilakukan oleh Archives of Diseases in Childhood di Inggris juga menjelaskan bahwa bayi 10 kali berisiko lebih besar terkena luka bakar dibandingkan anak yang lebih besar. Banyak bayi berusia sekitar 8 bulan ke atas yang kulitnya melepuh akibat minuman atau makanan panas yang tidak sengaja teraih oleh mereka. Ditemukan juga bahwa 55 persen anak berusia di bawah 5 tahun yang terkena luka bakar, banyak disebabkan oleh minuman panas.



 



Profesor Alison Mary Kemp dari Cardiff University, Inggris, menyebutkan, "Melakukan pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan pengasuh adalah hal yang penting. Selain menjauhkan anak-anak dari benda-benda panas tersebut, Anda juga perlu menggunakan produk yang aman untuk mereka." (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   balita,   luka bakar










Cover Mei-Juni-Juli 2020