Mother&Baby Indonesia
Kehamilan Bukan Penyebab Kegemukan Jangka Panjang

Kehamilan Bukan Penyebab Kegemukan Jangka Panjang

Para peneliti dari University of Canberra, Australia, mematahkan anggapan yang cukup penting untuk para Moms. Faktanya, kehamilan bukanlah penyebab Anda mengalami kenaikan berat badan dalam jangka panjang atau berkelanjutan pasca melahirkan.

 

Namun, kenaikan berat badan ini dipengaruhi oleh faktor depresi atau menganggur (tidak banyak beraktivitas), khususnya saat masa kehamilan. Penelitian ini dilakukan kepada 8.000 wanita selama periode 16 tahun. Hasilnya pun cukup mengejutkan, termasuk bagi sang peneliti utama, Profesor Deborah Davis.



 

“Ini adalah kejutan, karena apa yang kami alami sebagai wanita setelah memiliki dua anak adalah mengalami kenaikan berat badan sebanyak 10 kilogram,”kata Profesor Davis kepada The Canberra Times. Secara tidak sadar, para ibu pun ‘menyalahkan’ bayi mereka karena bentuk panggul seperti membesar setelah hamil.

 



Selain karena menggangur saat hamil, status sosial ekonomi juga menjadi pengaruh, namun dalam skala kecil. Peneliti sendiri masih menindaklanjuti faktor depresi yang kemungkinan memengaruhi kenaikan berat badan secara bertahap pada ibu hamil dan pasca melahirkan.

 

Untuk mengatasi kenaikan berat badan ini, profesor Davis menyarankan agar Moms mengubah pola makan jika ingin memiliki anak. “Seorang wanita hanya perlu makan sekitar satu pisang ekstra [atau dua] sehari saat memutuskan untuk memiliki buah hati. Karena ternyata tubuh kita hanya butuh 300 kalori saja sudah cukup,” jelasnya. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   kegemukan,   kenaikan berat badan










Cover Mei-Juni-Juli 2020