Mother&Baby Indonesia
Waspada Bayi Terkena Roseola

Waspada Bayi Terkena Roseola

Kulit bayi yang masih sensitif kerap mengalami masalah. Karenanya, Moms perlu mengenali masalah-masalah yang biasa menyerang kulit bayi agar bisa ditangani dengan segera dan tepat. Salah satu penyakit yang biasanya menyerang kulit bayi adalah Roseola (roseola infantum).

 

Infeksi kulit ini disebabkan oleh virus herpes tipe-6 dan sangat umum terjadi pada bayi dan balita. Cara penularan infeksi ini sama seperti cara penularan penyakit pilek, yaitu dari percikan ludah penderita saat bersin atau batuk, yang kemudian terhirup oleh orang lain. Selain itu, penularan juga bisa diperantarai oleh benda-benda yang sudah terpapar virus tersebut.



 

Masa inkubasi virus ini adalah 2 minggu. Setelah itu akan muncul gejala seperti demam tinggi mendadak selama 3-7 hari. Si Kecil juga akan mengalami batuk, pilek, kurang nafsu makan, diare, bahkan pembengkakan kelenjar di leher. Ketika demam mulai hilang, muncul ruam dan bercak yang menyebar ke seluruh bagian tubuh anak. Di masa ini, sebaiknya hindari anak bertemu dengan orang lain, karena dikhawatirkan bisa menular.

 

American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan, saat Si Kecil mengalami roseola, beri ia banyak minum dan mandikan dengan air hangat suam-suam kuku menggunakan spons. "Sejauh anak Anda bisa makan atau bermain dengan normal ketika suhu tubuhnya mulai turun, maka orangtua tidak perlu khawatir. Namun jika suhu tubuhnya turun dan anak Anda masih terlihat sakit, maka ada kemungkinan penyakit yang diidapnya lebih serius," tegas Dr. Patricia Treadwell, M.D., FAAP,  profesor pediatri dan dermatologi di Indiana University School of Medicine.



 

Roseola umumnya bisa sembuh dalam waktu satu minggu sejaki munculnya demam. Namun, jika penderita mengalami demam tinggi hingga lebih dari 39, demam berlangsung lebih dari 1 minggu, ruam kulit tidak hilang setelah 3 hari, atau penderita berusia di bawah 6 bulan, bawa segera ke dokter untuk diperiksa.

 

Sampai kini belum tersedia vaksin untuk mencegah roseola. Jadi, yang mesti Anda lakukan untuk mencegah penularan roseola adalah dengan menjauhkan Si Kecil dari penderita agar tidak terpapar. Begitu pula sebaliknya, jika anak Anda sedang sakit roseola, hentikan sementara semua aktivitasnya di luar rumah hingga ia sembuh total. Di samping itu, pastikan juga untuk selalu mencuci tangan, menutup mulut dengan tisu ketika batuk atau bersin dan membuang tisu itu setelahnya. Hindari juga  tidak berbagi perlengkapan makan dan minum dengan orang lain. (M&B/SR/SW/Dok. Freepik)



Tags: kulit bayi,   masalah kulit bayi,   penyakit kulit bayi








Cover Januari - Februari 2020