Mother&Baby Indonesia
4 Cara Atasi Ruam Popok

4 Cara Atasi Ruam Popok

Salah satu permasalahan bayi yang baru lahir adalah ruam popok. Hal ini disebabkan kulit bayi yang masih sangat sensitif karena belum terbentuk sempurna. Ruam popok adalah keluhan yang paling banyak dialami para ibu sejak anak mereka baru lahir, khususnya yang memang memiliki riwayat masalah kulit dari orangtuanya,” jelas DR. Dr. Rini Sekartini Spa(K).

Penyebab utama terjadinya ruam popok adalah karena kulit bayi yang bergesekan dengan permukaan popok yang kasar. Selain itu, kondisi yang lembab karena cairan yang tidak terserap dengan baik. Untuk itu, perlu perlakuan khusus pada bayi dalam memakaikan popoknya dengan mengikuti cara-cara berikut ini:



  • Popok perlu diganti sesering mungkin. Moms harus selalu ingat untuk mengecek popok Si Kecil . Segeralah diganti jika pokok sudah basah atau dalam kondisi penuh. Selain itu, pakaikan popok sekali pakai jika Si Kecil sedang mengalami ruam.
  • Rawat bokong bayi saat mengganti popok. Sebelum memakaikan Si Kecil popok yang baru, bersihkan bokongnya terlebih dahulu. Oleskan juga krim yang mengandung zink oksida atau petroleum pada area popok.
  • Saat bayi terkena diare, lebih seringlah membersihkan bokongnya. Bayi yang terkena diare rentan mengalami ruam popok, karenanya sering-seringlah membersihkan bokong bayi dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain yang memiliki daya serap baik.
  • Pastikan area popok kering di udara terbuka selama mungkin. Jaga juga suoata area popok tetap kering dan bersih. Jika kulitnya dibiarkan basah dan lembap saat dipakaikan popok, maka Si Kecil juga akan merasa tidak nyaman. (Vonia Lucky/MA/Dok. Freepik)





Tags: bayi,   ruam popok








Cover Januari - Februari 2020