Home - Kesehatan - Brighter Future / 6 April 2018 / Redaksi

Ini Dia 7 Manfaat Madu Untuk Anak

Orang Indonesia masih mempercayai khasiat pengobatan tradisional yang sederhana. Termasuk memberikan madu, baik sebagai obat minum, oles atau dengan menghirup aromanya. Orangtua seperti Moms mungkin juga memilih memberikan madu untuk Si Kecil dengan alasan tersebut.


Manfaat madu untuk Si Kecil

Namun sebenarnya, ada manfaat lain yang bisa anak dapatkan dengan mengonsumsi madu secara rutin seperti berikut ini:


1. Meredakan Batuk dan Flu

Saat Si Kecil terserang batuk, Moms bisa memberikannya madu dengan dosis 1 sendok makan sebelum ia tidur. Kandungan gula buah alami madu dapat membantu membersihkan sistem pernapasan dari infeksi atau dahak penyebab batuk.

Saat flu pun, Moms bisa mencampur 1-2 sendok madu dengan air hangat. Kemudian, biarkan Si Kecil menghirup uap dari campuran ini agar saluran napasnya menjadi lebih longgar.

Namun jika Si Kecil memiliki tenggorokan yang sangat sensitif, sebaiknya hindari mengonsumsi madu secara langsung. Karena, hal ini dapat membuatnya merasa tidak nyaman dan tekstur kentalnya dapat menyebabkan radang tenggorokan.


2. Mengoptimalkan Tumbuh Kembang

Saat anak-anak, pertumbuhan sel-sel dan organ tubuhnya akan terjadi secara pesat untuk membuatnya siap seiring pertambahan usia. Memberikan madu pada Si Kecil akan membantu proses pertumbuhan sel-sel dan jaringan tubuhnya menjadi lebih optimal.

Untuk itu, berikan Si Kecil madu secara rutin dengan dosis 1 sendok makan sehari untuk memaksimalkan proses tumbuh kembangnya.


Baca juga: Moms, Ini Cara Amati Pertumbuhan Anak


3. Luka Cepat Sembuh

Selain diminum, madu juga bisa dioleskan di luka pada tubuh Si Kecil. Sangat wajar jika anak mengalami luka kecil ketika bermain. Karenanya, Moms bisa mengoleskan madu pada luka karena sifat madu yang akan mempercepat proses penyembuhan lukanya. Selain itu, fungsi juga bisa mencegah infeksi yang ditimbulkan pada luka.


4. Melawan Alergi

Sejak kecil, ada beberapa hal yang bisa menimbulkan alergi pada anak. Madu bisa membantu melawan sumber penyebab alergi atau histamin yang menyebabkan reaksi alergi tersebut.

Jika Si Kecil mulai merasa gatal, biduran, mata bengkak dan efek alergi lainnya, madu bisa diberikan sebagai tahap awal meredakan rasa sakit yang dirasakan.


5. Sumber Energi dan Meningkatkan Imunitas

Konsumsi madu juga bisa menambah energi dan meningkatkan kekebalan tubuh Si Kecil. Gula alami di dalamnya mampu membuat anak lebuh bersemangat saat menjalankan setiap kegiatannya. Kandungan zat besi dan vitamin kompleks dalam madu berkontribusi kuat dalam perlindungan sistem daya tahan tubuh anak-anak.

Pemberian madu secara rutin tentunya membuat Si Kecil tidak rentan sakit dan dapat membuatnya lebih berenergi. Ia pun bisa bermain sepuasnya dengan teman-teman tanpa takut terserang penyakit.


6. Menyehatkan Sistem Pencernaan

Terkadang, Si Kecil memasukkan benda-benda asing sehingga bakteri jahat bisa masuk ke dalam tubuhnya. Madu mengandung sejumlah bakteri baik seperti laktobasilus dan bifidobacteria yang dapat melawan bakteri jahat yang masuk dalam usus.

Khasiatnya mampu menetralkan dan membersihkan sistem pencernaan agar sistem metabolisme tubuh anak tidak terganggu. Jadi, akan sangat baik jika Moms mulai memberikan madu pada Si Kecil secara rutin tentunya.


Baca juga: Moms, Jangan Anggap Remeh Masalah Pencernaan Anak


7. Menjadi Sumber Vitamin

Madu mengandung banyak vitamin yang baik dan dibutuhkan oleh anak. Seperti B1, B2, B3, D, K, E, B5, asam nikotinat dan urin acid. Pemberian madu pun dapat memenuhi semua kebutuhan vitamin tersebut dengan proses peresapan yang lebih cepat dibanding makanan lainnya.


Namun satu hal yang perlu diingat, bahwa pemberian madu baru bisa dilakukan saat Si Kecil berusia 1 tahun ke atas. Sebab, sistem pencernaan pada bayi dibawah 1 tahun masih belum terbentuk secara sempurna. Hal ini bisa memicu reaksi alergi terutama pada madu.

Untuk mempermudah proses penyerapan madu sebagai obat, Moms bisa mencampurnya dengan air sebelum diberikan kepada Si Kecil. Pemberian madu juga diberi rentang waktu 2-3 jam sebelum makan, agar madu bisa terserap baik oleh tubuh.


Bedakan Madu Asli dan Palsu

Perlu Moms ketahui juga, bahwa madu hadir dalam bentuk murni dan tidak asli. Cara membedakannya dengan melihat tempat penyimpanan madu. Untuk madu murni, tidak akan dipenuhi oleh semut, sedangkan madu tidak asli akan dikelilingi banyak semut. Jadi, perhatikan baik-baik ya Moms, agar manfaat yang didapat Si Kecil bisa maksimal.

(Vonia Lucky/MA/Dok. Freepik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

Ini Dia Bekal Si Kecil agar Siap Menghadapi Masa Depan

Dokter Tompi: Jangan Tanam Filler di Pinggir Jalan Ya

Benarkah Minum Teh Bisa Merusak Gigi? Ini Faktanya



OTHER ARTICLES

Tips Mengatasi Balita yang Suka Menggigit

Hipertiroid saat Hamil, Apa yang Harus Dilakukan?

6 Tips Melakukan Perencanaan Keuangan Sampai Melahirkan

3 Kebiasan Bayi saat Tidur yang Wajib Diwaspadai

Mengenal Sindrom Pipi Merah pada Anak, Apa Itu?