Mother&Baby Indonesia
7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Nama Anak

7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Nama Anak

Begitu banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang persalinan menyambut kelahiran Si Kecil ya, Moms. Salah satunya adalah nama untuknya. Namun, tak jarang memilih sebuah nama dari beberapa opsi nama di benak Anda menjadi hal sulit. Simak 7 hal ini berikut agar memudahkan Anda dalam memilih nama anak yang tepat.

 

1. Pikirkan kesan yang ditimbulkan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan merasakan bagaimana kesan yang ditimbulkan oleh masing-masing nama. Ambil secarik kertas dan tulis kemungkinan nama pilihan Anda. Pikirkan siapa yang yang muncul dalam benak Anda saat membaca atau mendengar nama tersebut. Ini karena nama dapat memicu pemikiran bawah sadar tentang hal yang disukai. Hal ini dapat menentukan kesan dan sikap orang lain terhadap Si Kecil.



 

2. Pertimbangkan kepopuleran

Seberapa populer nama pilihan Anda bisa menjadi salah satu kriteria penentuan. Sebagian Moms yakin dengan tingkat popularitas – tentu karena nama tersebut keren! Akan tetapi, apabila Anda mengejar nama yang tidak biasa, tingkat popularitas bisa menjadi penentu.


Baca Juga: 200+ Rekomendasi Nama Bayi Laki-Laki Jawa 


3. Renungkan bagaimana nama terdengar

Anda perlu menyebutkan dengan lantang nama-nama pilihan Anda untuk menentukan apakah nama tersebut cocok untuk Si Kecil. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui nama tersebut terdengar, dan apakah Anda senang mendengarnya. Penelitian menunjukkan bahwa secara tidak sadar Anda tertarik dengan suara yang sering Anda dengar. Misalnya, jika banyak teman Anda yang emiliki anak bernama Charlie, Anda mungkin secara naluriah memilih nama yang memiliki bunyi β€˜ch’.

 

4. Cocokkan dengan nama keluarga

Sandingkan nama-nama pilihan Anda dengan nama keluarga Anda. Upayakan untuk menghindari nama depan dengan akhiran huruf yang sama dengan huruf depan nama keluarga, karena akan menyulitkan dalam penyebutan. Periksa baik-baik apakah huruf terakhir dari nama depan secara tidak sengaja membentuk sebuah kata jika disambungan dengan huruf depan nama keluarga.




Baca Juga: Nama Anak bisa Pengaruhi Kreativitas & Percaya Dirinya

 

5. Sesuaikan dengan harapan Anda

Menurut psikolog, nama yang diberikan pada Si Kecil dapat berperan dalam pemilihan karirnya kelak. Dr. Prett Pelham, analis perusahaan statistik Gallup, mengatakan bahwa orang cenderung mengikuti profesi yang terdengar seperti namanya. Misal, anak bernama Laura kemungkinan akan menjadi seorang lawyer. Pikirkan apakah nama pilihan Anda cocok untuk Si Kecil ketika sudah dewasa.

 

6. Lakukan kompromi

Jika Moms dan Dads memiliki pendapat yang berbeda dalam menentukan nama Si Kecil, Anda tidak sendiri. 75% calon orangtua tidak sepakat saat memilih nama anak mereka. Salah satu solusinya adalah dengan berkompromi. Apakah ada jalan untuk mengombinasinya? Misalnya, nama favorit Moms adalah Ana dan nama pilihan Dads adalah Nelly, maka bisa dikombinasi menjadi Annella.


Baca Juga: 4 Kesalahan dalam Memberi Nama

 

7. Lakukan uji coba

Tidak ada salahnya menguji nama pilihan Anda pada orang lain untuk mengetahui reaksi yang akan dihadapi Si Kecil setiap kali ia menyebutkan namanya. Gunakan nama tersebut untuk memesan tempat di restoran atau memesan taksi. Jika penerima telepon meminta Anda untuk mengulang nama tersebut hingga berkali-kali, mungkin Anda harus mempertimbangkan kembali nama ini. Uji juga pada teman serta keluarga. Masukan dan reaksi mereka akan berguna.

 

Setelah semua hal di atas dilakukan, Moms dan Dads akan mendapatkan sejumlah nominasi nama. Pastikan tidak ada nama yang Anda rasa berat untuk disingkirkan. Ingatlah, yang terpenting adalah Moms dan Dads menyukai nama yang dipilih. Selamat memilih nama, Moms! (Donna Ch. Asri/GAP/MA/Dok. Freepik)



Tags: nama bayi,   memilih nama bayi










Cover Mei-Juni-Juli 2020