Mother&Baby Indonesia
Mata Malas, Cari Tahu Gejala dan Penanganannya!

Mata Malas, Cari Tahu Gejala dan Penanganannya!

Amblyopia atau yang biasa disebut sebagai mata malas merupakan peristiwa kinerja mata pada anak. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), mata malas biasanya terjadi pada anak 3-4 tahun, di mana 1 matanya tidak bisa melihat dengan jelas atau terluka sehingga hanya menggunakan mata lainnya untuk melihat.

Menurut dr. Florence M. Manurung, Sp.M, ophthalmologist dari Jakarta Eye Center, mata malas terjadi ketika jalur saraf antara otak dan mata tidak dirangsang dengan baik. Ini menyebabkan otak hanya merangsan 1 mata saja. JIka standar normal penglihatan manusia adalah 100%, maka pada penderita mata malas hanya berkisar 40-80% saja. Padahal menurut dr. Florence, daya penglihatan anak usia 4 tahun seharusnya sudah mencapai 80%, dan di usia 7 tahun hingga dewasa harus mencapai 100%.

Lalu, bagaimana gejalanya? Berikut beberapa gejala mata malas.



1. Mata terlihat juling sebelah.

2. Si Kecil tidak bisa mengukur jarak

3. Gerakan kedua mata tidak sinkron

4. Sering memicingkan sebelah mata

5. Sering memejamkan sebelah mata



 

Tindakan penanganan yang umum dilakukan adalah membawa Si Kecil ke opthalmologist. Setika opthalmologist sudah mendiagnosis masalah tersebut, maka Si Kecil mungkin harus mengenakan penutup mata pada mata yang 'masih bagus' untuk beberapa saat. Ini disebut sebagai terapi patching.

Terapi patching dilakukan 2-6 jam per hari, hingga mata malas itu kuat kembali. Menurut AAP, terapi ini dapat berlangsung berminggu-minggu, atau bahkan hingga anak berusia lebih dari 10 tahun.

Opthalmologist mungkin juga akan meresepkan obat tetes atau ointment untuk membuat penglihatan mata yang sehat menjadi berbayang. Angka keberhasilan terapi ini lebih rendah jika ditangani saat usia anak sudah lebih dari 7 tahun, dibanding sebelum ia berusia 4 tahun.

Deteksi dini adalah kuncinya, Moms. mata malas sudah bisa dideteksi sejak Si Kecil berusia 6 bulan. Seperti pemeriksaan gigi, mata Si Kecil juga perlu diperiksakan 1-2 kali setahun. (Tiffany Warrantyasri/GAP/MA/DOk. Freepik)



Tags: mata malas,   balita,   amblyopia