Mother&Baby Indonesia
6 Cara Lindungi Anak Dari 'Racun' Di Rumah

6 Cara Lindungi Anak Dari 'Racun' Di Rumah

Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman untuk anak-anak. Tetapi, mungkin Moms tidak menyadari bahwa ada 'racun' berbahaya di sekitar rumah kita. Mulai dari kamar Si Kecil, kamar mandi, ruang makan, dapur, dan halaman, selalu ada kemungkinan benda berbahaya yang dapat meracuni Si Kecil.

 

Mungkin Anda berpikir sudah cukup berbenah dan membereskan rumah, Moms. Tapi Si Kecil secara tidak terduga bisa menjelajah isi rumah sendiri. Tentu saja, semakin dini bersiap, maka akan lebih baik hasilnya. Ikuti langkah-langkah pengaman dini berikut ini:



 

1. Masukkan semua obat ke dalam lemari dan KUNCI!

Amankan semua lemari yang berisi obat-obatan. Gunakan kunci pengaman agar Si Kecil tidak mudah menjangkau isinya. Buang obat tidak terpakai dan kadaluwarsa dengan melepas semua kemasannya dan masukkan ke dalam plastik tertutup.

Fakta: Saat Si Kecil mulai berjalan, mereka akan berinisiatif menjangkau tempat tinggi. Babycenter menulis, anak-anak cukup terampil menarik kursi, memanjat meja, kemudian berupaya menjangkau lemari.

 

2. Jangan mengandalkan wadah yang “aman-anak”.

Kotak penyimpanan yang aman-anak memiliki mekanisme yang sedikit rumit untuk dibuka Si Kecil. Tetapi, hindari mengandalkan kotak semacam itu, sebab ia tetap akan bisa membukanya dan pada akhirnya ia akan mahir membuka tutup wadah tersebut.
 

3. Jauhkan dompet, tas tangan, dan tas belanja dari tangan usil Si Kecil.

Si Kecil senang mengaduk-aduk isi tas ibunya. Jangan sampai ia mengira kosmetik atau obat pribadi Anda sebagai permen. Ini sering terjadi karena warna-warna yang menarik. Pesan M&B, jangan pernah juga Moms membujuk Si Kecil untuk minum obat dengan mengatakan itu adalah permen. Sebab, ia akan menjadi tidak tahu mana yang sebenarnya aman dikonsumsi dan mana yang tidak.
 

4. Pakai wadah asli untuk obat-obatan.



Gunakan selalu wadah kemasan asli untuk perlengkapan rumah tangga yang mengandung racun. Ini agar Si Kecil dan anggota keluarga yang lain juga lebih waspada.

 

5. Jauhkan baterai.

Sekitar Desember 2016, seorang anak di Oklahoma mendadak meninggal karena ia memakan baterai kancing yang lepas dari hadiah natal. Baterai menjadi bersifat korosif karena asam lambung, sehingga zat kimia di dalamnya terurai dan menyebabkan keracunan. Karena itu, usahakan pilih mainan dengan wadah baterai yang aman, sehingga hal seperti di atas bisa di hindari.
 

6. Pilih produk paling rendah racun

Cek label produk-produk kebersihan rumah tangga yang akan Moms beli dan selalu pilih yang memiliki kadar racun paling rendah.

 

(Sandra Ratnasari/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   keracunan,   benda beracun,  








Cover Maret 2020