Mother&Baby Indonesia
Bayi Baru Lahir Juga Bisa Menderita Stroke Lho, Moms!

Bayi Baru Lahir Juga Bisa Menderita Stroke Lho, Moms!

Semua orang tua tentu ingin anaknya lahir dengan selamat dan sehat. Namun ternyata, saat baru lahir pun bayi bisa saja mengalami stroke. Hal ini disebabkan adanya transisi dari kondisinya saat berada di dalam perut sang ibu dengan situasi pasca ia dilahirkan. Perubahan yang mempengaruhi sirkulasi darah ini ternyata menjadi masa yang sulit bagi Si Kecil.

 

Kondisi sini sendiri bisa terjadi pada satu dari 4.000 kelahiran. Stroke bisa diderita bayi saat tepat sebelum, selama, atau setelah kelahiran. Sayangnya tidak ditemukan gejala khusus yang menunjukkan bayi baru lahir dapat mengalami atau menderita stroke.



 

Penelitian tentang Stroke pada Newborn

Tapi Moms tidak perlu khawatir, karena sebuah penelitian yang dilakukan oleh Georgetown Universit Medical Center mengungkapkan bahwa stroke pada bayi baru lahir tidak berlangsung dalam jangka yang panjang.

 

Bayi yang terkena stroke pasca lahir juga bisa tumbuh dengan sehat sesuai usianya. Pasalnya, saat Si Kecil mengalami stroke di otak kiri sebagai tempat menyimpan bahasa, ia akan menggunakan otak kanan untuk mengatasi kencala bahasa tersebut. Hal ini terbukti dari observasi yang dilakukan pada kelompok usia 12 dan 25 tahun.

 

Dampak Stroke pada Anak



Namun untuk sementara waktu, sang bayi akan mengalami efek kecil dan bersifat sementara dari stroke yang terjadi pasca ia dilahirkan. Efeknya seperti mereka menjadi sedikit lemas dan proses saraf yang lebih lambat. Gerakan tangan juga akan terpengaruh, tergantuk bagian otak mana yang mengalami stroke tersebut.

 

Hasil dari penelitian ini ternyata juga menunjukkan bagaimana fungsi otak bekerja pada bayi. Terlihat bahwa bagian otak yang sehat dapat mengambil alih fungsi yang mengalami kerusakan.

 

"Ini adalah penemuan yang sangat penting yang mungkin memiliki implikasi dalam rehabilitasi korban stroke dewasa,” lengkap Elissa Newport, PhD, profesor neurologi di Georgetown University School of Medicine dan direktur Pusat Untuk Plastisitas Otak dan Pemulihan di Universitas Georgetown dan Jaringan Rehabilitasi Nasional MedStar.

 

Jadi Moms sudah tidak perlu khawatir lagi dengan kondisi Si Kecil yang tiba-tiba mengalami stroke setelah lahir, karena nantinya mereka bisa tetap menjalani tumbuh kembang yang baik dan sehat seperti anak-anak seusianya.
(Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   lahir,   stroke,   penyakit










Cover Mei-Juni-Juli 2020