Mother&Baby Indonesia
Moms, Begini Caranya Mengatasi Bayi Gemuk

Moms, Begini Caranya Mengatasi Bayi Gemuk

Apa yang muncul dipikirkan Anda, bila Anda punya bayi dan beratnya naik signifikan terus menerus dan akhirnya tubuhnya jadi gemuk? Apakah merasa senang karena anak jadi chubby pipinya, atau justru malah cemas – takut terjadi masalah kesehatan?

 

Semoga perasaan kedua yang Anda rasakan ya Moms. Ya, karena punya bayi dengan berat badan ekstra berisiko mengalami masalah kesehatan. Paling dekat ialah terkena gangguan napas dan diabetes dan itu akan menggangu kualitas hidupnya nanti.



 

Dan solusi dari kondisi itu sendiri ialah memberikan perhatian ekstra. Anda harus mau melakukan penanganan “tak biasa” bila ingin menurunkan berat badan anak. Tersebab, anak masih tak boleh diet atau mengurangi porsi makannya lantaran masih butuh nutrisi untuk tumbuh kembangnya.

 

Oleh karenanya, dibutuhkan penanganan tersendiri dan perhatian lebih. Nah, apa sajakah itu caranya itu? Berikut ulasan menariknya, seperti dilansir laman Foxnews, Jumat (16/3/2018)

 

Datangi dokter

Ya, mengecek! Anda tak salah dengar. Anda harus tahu kondisi perkembangan dan kesehatan terkini anak ya Moms. Setelah mengetahuinya, baru minta jalan keluar ke dokter: seperti apa pola diet yang pas dan aktivitas yang cocok untuknya.

 

Menyusui
Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa menyusui merupakan salah satu perlindungan yang baik untuk melawan obesitas. Jadi, saat anak yang Anda miliki bobotnya sudah obesitas, lebih baik diberikan ASI (Air Susu Ibu) yang cukup.

 



Beri makanan cair disaat yang tepat

Ini karena banyak ibu yang suka memberi makanan cair disaat belum waktunya. Sekadar mengingatkan, bayi sudah bisa diberikan makanan cair saat ia berusia 4-6 bulan. Meski begitu, sekira 40 persen telah memberikan makanan cair lebih dini, kata hasil studi dalam jurnal Pediatrics.

 

Selain itu, sebisa mungkin jangan memberi susu formula ya Moms. Karena, ini faktor bayi yang mengalami kegemukan berasal dari konsumsi susu formula. Yakni, karena banyaknya kandungan gula di dalam susu formula.

 

Pilih makanan sehat
Anak atau bayi belum bisa menjalani diet penurunan berat badan. Karena tubuhnya masih butuh banyak nutrisi untuk tumbuh. Dan, solusi dari kondisi itu ialah memberi ia makanan diet seimbang. Pastikan Anda harus memberi sayuran dan buah, tapi hindari mengonsumsi asupan berlemak. Kemudian, ajaklah ia bermain agar banyak bergerak. Itu juga membantu menghancurkan lemak dalam tubuhnya.

 

Adaptasi perilaku sehat
Dijelaskan Dr. Dyan Hes, Direktur Medis Gramercy Pediatrics di New York City, cara mengajarkan anak untuk mengadaptasi perilaku sehat, pertama, jangan biarkan anak bosan saat ia makan. Buatlah kegiatan makan mereka menjadi fun dan akhirnya mereka tunggu-tunggu. Kedua, ajarkan untuk mengetahui rasa lapar dan berhenti kalau sudah merasa kenyang. Jadi, mereka punya kebiasaan untuk tidak makan berlebihan – yang diharapkan kebiasaanya bisa terbawa sampai dewasa.

 

Ajak dia untuk banyak bergerak, Moms!

Ya, hal ini jangan sampai terlupakan ya Moms. Cara mengajak dia banyak bergerak, Anda bisa mengajak dia ke lapangan atau taman lalu membiarkan ia berlarian. Aktivitas itu akan membuat keringat dalam tubuhnya keluar dan itu bagus agar lemak terbakar. (Qalbinur/Dok. Freepik)



Tags: anak gemuk,   bayi gemuk,   bahaya bayi gemuk