Home - Bayi - Perawatan Bayi / 14 Maret 2018 / Redaksi

Anak Juga Bisa Stres! Ini 7 Tandanya

Banyak penelitian menyatakan bahwa ketika orang tua stres, maka anaknya juga dapat mengalami hal serupa. Ya, Anda tidak salah baca, bahwa anak juga bisa mengalami stres! Karenanya Moms perlu menjaga agar tidak menjadi pribadi yang selalu merasa tertekan, sehingga tidak mempengaruhi mental Si Kecil.

 

Namun, ada beberapa tanda yang muncul ketika anak sedang stres. Ketujuh tanda ini bisa Moms perhatikan sehingga dapat langsung menangani kondisi anak ketika dilanda stres.




1. Rewel

Bayi yang menangis merupakan hal wajar, namun cobalah perhatikan frekuensi dan intensitas tangisannya. Jika Si Kecil menjadi lebih sering menangis dan rewel dari biasanya, maka kemungkinan ia mengalami stres.

 

2. Tidur Gelisah

Bayi yang tidurnya gelisah atau sering terbangun di malam hari menandakan dirinya terkena stres. Selain itu, ia akan menangis setelah terbangun, meski alasannya bukan karena popok yang basah atau jadwalnya minum susu.


3. Berat Badan Turun

Si Kecil secara bertahap seharusnya mengalami penambahan berat badan. Hal ini menunjukkan bahwa ia tumbuh dengan sehat. Namun, Moms perlu mewaspadai ketika bayi mengalami penurunan berat badan, apalagi secara signifikan meski porsi makan tidak banyak berkurang.


4. Tidak Ceria



Setiap bayi pasti memiliki sisi cerianya, sehingga bisa tertawa ketika diajak bercanda atau berbicara. Namun, jika ia merespon dengan diam atau bersikap “dingin” saat diajak berkomunikasi, maka kemungkinan ia mengalami stres.


5. Pendiam

Tidak hanya responsnya yang “dingin,” bayi yang stres juga lebih pendiam ketika diajak berinteraksi. Mereka tidak memberi tanggapan pada setiap hal yang ia dapatkan dari Moms maupun orang lain yang mengajaknya berkomunikasi.


6. Tidak Mau Lepas
Jika Si Kecil biasanya tidak menangis saat ditinggal Moms atau sang ayah, sekarang berbeda. Ia akan selalu menempel pada Anda dan menangis ketika ditinggal sesaat. Hal ini juga bisa menjadi tanda bahwa Si Kecil stres dan selalu ingin berada di sisi orang tuanya.


7. Sakit

Bukan tidak mungkin, saat anak stres, ia akan sakit. Baik demam, batuk, flu, atau penyakit ringan lainnya yang tak kunjung sembuh. Jika kondisinya tidak membaik juga, tentu harus dibawa ke dokter supaya dapat pengobatan medis.

 

Jika ketujuh hal di atas terjadi pada anak Anda, cara yang paling ampuh adalah menunjukkan kasih sayang Anda padanya. Peluk dan cium Si Kecil, maka perlahan hal tersebut dapat menenangkannya. Selain itu, hibur dia dengan mengajaknya bermain hal sederhana sampai Si Kecil tertawa. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

7 Tips Menyusui Anak Kembar

14 Tips untuk Memberikan ASI ke Bayi Lewat Gelas

Studi Terbaru: Vaksin Sangat Aman & Penting untuk Anak

OTHER ARTICLES

Manfaat Corat-Coret untuk Perkembangan Anak

Bayi Kena Heatstroke, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya

Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Waxing?

Kembali Bekerja Usai Melahirkan, Lakukan Ini, Moms

Apa Dampak Kekurangan Vitamin D saat Hamil?