Home - Bayi - Perawatan Bayi / 9 Maret 2018 / Redaksi

Studi Terbaru: Vaksin Sangat Aman & Penting untuk Anak

Studi Terbaru: Vaksin Sangat Aman & Penting untuk Anak

Faktor kekebalan tubuh kerap jadi alasan sebagian orang tua yang enggan memberikan vaksin untuk anaknya. Mereka beranggapan bahwa vaksin bisa menurunkan sistem imun Si Kecil yang akhirnya bikin anak mudah sakit.

 

Tetapi, Anda tak perlu memikirkan itu lagi ya, Moms. Karena rupanya pemikiran itu keliru. Ya, studi terbaru menunjukan bahwa vaksin tidak membahayakan sistem kekebalan tubuh anak. Studi yang diterbitkan dalam Jurnal JAMA ini menemukan, mereka yang tidak vaksinasi mengalami peningkatan risiko penyakit menular.

 

Untuk mendapatkan hasil itu, peneliti memeriksa catatan medis 944 anak berusia dua sampai empat tahun. lalu menganalisis apakah mereka terpapar sejumlah antigen (zat perangsang respons imun khususnya dalam menghasilkan antibodi) yang bisa membuatnya jatuh sakit karena infeksi. Dan jawabannya: tidak ada. Demikian seperti dilansir laman Science Alert, Jumat (9/3/2018)

 

Dijelaskan pula dalam jurnal tersebut, bahwa studi ini sama sekali tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara bayi yang mendapat banyak vaksin dan mereka yang tidak mengonsumsinya.

 

Secara teoritis, pemikiran bahwa antigen yang ada pada bayi setelah keluar dari rahim sudah cukup melindungi anak tidak masuk akal, hingga merasa anak tidak perlu vaksin lagi. Nyatanya, vaksin – yang isinya adalah sejumlah antigen – merupakan tetesan antigen yang tersusun untuk melawan banyaknya mikroba yang harus dimurnikan oleh sistem kekabalan tubuh pada tahun pertama anak.

 

Memang benar, bahwa sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir sudah sanggup melawan sejumlah mikroba jahat – yang tak terhitung jumlahnya. Tapi, peran vaksin disini adalah usaha untuk meningkatkan sistem pertahanan, agar tidak mengalami masalah kesehatan, bahkan yang lebih besar.

 

Hal itu seolah terkonfirmasi dalam sebuah hasil laporan dari Komite Tinjauan Keselamatan Imunisasi dari Institusi Pengobatan AS tahun 2002 lalu dan hasil penelitian dari peneliti Denmark beberapa tahun kemudian. Di mana mereka menemukan vaksin tidak meningkatkan risiko penyakit hingga anak harus dirawat di rumah sakit.

 

Mengenai temuan ini, sebenarnya hasil studi ini ditujukan untuk menekan angka keraguan atau menolak vaksinansi. Tetapi, semua kembali ke kepercayaan Anda – apa yang Anda yakini. Tetapi, peneliti ingin menegaskan satu hal: bahwa vaksin jauh lebih aman dibanding pergi ke (pengobatan) alternatif kesehatan lain. (Qalbinur Nawawi/ Dok. Free Pik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

5 Manfaat Spa untuk Bayi

Bayi Prematur Bisa Tumbuh Secara Normal Lho Moms

Terlengkap! Ini Panduan Perawatan Bayi Prematur



OTHER ARTICLES

Terlalu Bersih Ternyata Tidak Selamanya Baik untuk Bayi

Cara Cerdas Belanja Bulanan

The Great 50 Show

3 Mitos Tentang Wanita dan Uang yang Perlu Moms Ketahui

Amankah Menikmati Makanan Pedas saat Hamil?