Mother&Baby Indonesia
Ngantuk di Siang Hari, Lebih Baik Tidur atau Minum?

Ngantuk di Siang Hari, Lebih Baik Tidur atau Minum?

Menguap merupakan sinyal bahwa Anda sedang penat dengan pekerjaan Anda. Dalam kondisi itu, mengambil waktu jeda – entah mengambil minum, breathing, meditasi, atau peregangan – bisa mengatasi kepenatan itu. Tetapi, tak sedikit yang merasa ngantuk, saat kepenatan mulai datang. Nah dalam kondisi tersebut, sikap apa yang harus diambil? apakah minum atau tidur?

 

Tara Adhisti de Thours, BA, M. Psi, psikolog, menyarankan bahwa agar para ibu sebaiknya mengambil waktu jeda terlebih dahulu, apakah dengan minum air, breathing, meditasi, atau peregangan. Kalau setelah melakukan itu masih ngantuk, baru Anda bisa mengambil waktu tidur sejenak.



 

“Lihat kondisi dulu. Kalau Anda tidak begadang, biasanya minum air putih cukup. Tapi, kalau begadang, tidur juga tidak apa-apa selama 5-10 menit,” ungkapnya dalam acara bertajuk Penting Melepas Penat sejenak di Sela Kesibukan Sehari-hari, di Dialogue, Kemang, Jakarta Selatan, 13 Maret 2018.

 



Namun demikian, bila Anda takut terlalu lama tidur dan pekerjaan terbengkalai, carilah aktivitas lain. Lakukan yang membuat pikiran teralihkan.

 

“Setiap orang punya caranya sendiri me-refresh otak. Apakah itu minum teh atau kopi, jalan-jalan sebentar, main ke ruang kerja teman. Lakukan saja itu. Namun jangan terlalu lama, karena fungsi short break time itu bukan menghindari pekerjaan, tapi cuma menurunkan beban untuk meningkatkan emosi positif dalam diri,” terang Tara. (Qalbinur/ Free Pik)

 



Tags: break_time,   istirahat,   pekerjaan,   karier










Cover Mei-Juni-Juli 2020