Home - Kesehatan - Gaya Hidup Sehat / 27 Maret 2018 / Redaksi

Makan Enak Tapi Tubuh Tetap Sehat? Ini Caranya

Bagi Moms yang sedang menjalani diet, salah satu program yang populer saat ini adalah diet gula. Anda akan diminta untuk menghindari segala jenis makanan yang menggunakan bahan satu ini. Mulai dari madu, sirup mapel, minuman perasa, snack, produk susu, juga beberapa buah seperti pisang.

 

Alasan seseorang melakukan diet gula biasanya agar terhindar dari diabetes. Selain itu, juga mengurangi risiko obesitas, penyakit jantung, juga beberapa jenis kanker. Namun, berhenti konsumsi gula bukan berarti kesehatan Anda menjadi lebih baik.



 

Padahal, gula juga tetap dibutuhkan tubuh sebagai penyeimbang lho, Moms. Asalkan porsinya disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Maka, hal penting yang harus disadari adalah mentalitas saat menjalani diet. Hal ini terkait dengan kondisi seseorang yang diet dengan meningkatnya hormon kortisol penyebab stres.

 

Apa sih yang biasanya menyebabkan orang ingin diet? Biasanya, diet dilakukan karena Anda khawatir kondisi tubuh mulai menggemuk, atau berat badan kurang ideal. Jika sudah begitu, Anda akan mencari cara untuk tetap mendapatkan nutrisi harian, tanpa memberi dampak buruk bagi kesehatan Anda.

 

Bahaya Diet Ketat

Sayangnya, ketika diet yang dijalankan cukup ketat, maka dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol. Secara sadar atau tidak, maka akan muncul rasa cemas juga depresi, hingga muncul kondisi orthorexia atau gangguan makan yang membuat seseorang terobsesi dengan makanan sehat.



 

Bagi penderita orthorexia, mereka akan memilih konsumsi makanan yang menurutnya sehat. Mereka akan lebih sering menimbang makanan apa yang akan dikonsumsi hingga mengurangi porsinya secara drastis. Dan di seluruh dunia, 15 persen wanita mengalami kondisi ini saat tengah menjalani diet.

 

Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan jika memang ingin melakukan diet gula. Daripada menggunakan gula seperti sirup malt atau gula bebas kalori lainnya, lebih baik konsumsi buah, seperti blueberry atau makanan gandum utuh.

 

Selain itu, makan juga biji-bijian, kacang-kacangan, atau polong-polongan untuk menambah protein nabati yang dibutuhkan tubuh. Anda tetap boleh menikmati kue cokelat sesekali, karena faktanya olahraga akan menjadi satu faktor penting keberhasilan diet yang dijalani.

 

Hal penting yang harus Moms ingat, bahwa kesehatan bukan hanya tentang jumlah makanan yang dikonsumsi, ukuran pinggang, atau makanan yang dihindari. Menjaga kesehatan harus secara fisik juga psikologis. Jadi, nikmati hidup dengan bisa konsumsi makanan yang Anda sukai dan bisa meningkatkan perasaan lebih baik dalam diri, maka tubuh juga akan menjadi lebih sehat. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)

 

 


RELATED ARTICLE

Anak Tidak Suka Minum Air Putih? 4 Cara Ini Solusinya

Ayo Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Sejak Dini

Gigi & Gusi Sehat Bisa Cegah Anda dari Diabetes

OTHER ARTICLES

Bulu-Bulu Halus pada Tubuh Bayi Baru Lahir, Apa Itu?

Orang Dewasa Juga Wajib Vaksin! Ini 6 Jenis Utamanya

Yuk, Kenali Tahapan Perkembangan Emosi Anak, Moms!

Gondongan, Benarkah bisa Menyebabkan Kemandulan?

Apa yang Harus Dilakukan saat ASI Tak Keluar?