Mother&Baby Indonesia
4 Cara untuk Menghibur Anak Tanpa Kata-Kata

4 Cara untuk Menghibur Anak Tanpa Kata-Kata

Ada saja saat di mana Si Kecil merasa sedih, kecewa, putus asa atau kesepian. Ini adalah hal yang wajar Moms, karena mereka bisa belajar tentang perasaan emosi yang terjadi dalam diri mereka. Cara menghiburnya pun tidak harus selalu berkata-kata, memberika kehangatan juga bisa dilakukan sehingga Si Kecil bisa kembali ceria.

 

Anak sejak masih dalam kandungan akan selalu merasa hangat. Hal ini ternyata bisa memberikan perasaan nyaman dan tenang secara emosional. Ikatan cinta ini terbukti memberikan rasa dekat dan percaya antara orang tua dan anak sejak dini.



 

“Meskipun kita tidak memiliki ingatan untuk disusui atau dekapan dalam gendongan saat bayi, respon positif terhadap rasa hangat menjadi tertanam dalam otak kita,” jelas John Bargh, Ph.D., profesor psikologi di Universitas Yale dan penulis buku baru Before You Know It: The Unconscious Reasons We Do What We Do.

 

Maka untuk membangkitkan rasa hangat tersebut, ada 4 cara mudah dilakukan oleh Moms supaya rasa sedih Si Kecil bisa berubah menjadi senyum ceria.


Tingkatkan suhu ruangan

Suhu panas yang setiap hari kita rasakan ternyata bisa membuat Si Kecil menjadi lebih bersemangat. Hal ini berdasarkan penelitian di Belanda, yang memberikan sejumlah stiker pada anak-anak usia 4-6 tahun. Mereka pun dipisah menjadi dua kelompok dalam dua ruang berbeda.

 

Kemudian terlihat bahwa anak yang berada di ruangan bersuhu hangat (70 derajat) akan membagikan stiker mereka kepada anak lain. Hal ini berbeda dengan anak yang berada di ruang bersuhu lebih dingin (60 derajat), mereka tidak saling berbagi dan hanya bermain sendiri.

 



Dari sini terlihat bahwa anak di ruangan bersuhu hangat juga mempengaruhi perasaan emosional sang anak. Mereka menjadi lebih hangat dan mampu bersikap ramah hingga mau berbagi dengan orang lain.


Sajikan sup atau cokelat panas

"Secara rasional, tidak masuk akal bahwa hanya dengn minum atau memegang sesuatu yang hangat dapat memengaruhi perilaku kita. Tetapi ternyata ada hubungan kuat antara tubuh dan pikiran yang dimainkan dengan cara yang berbeda ini," jelas Dr. Bargh.

Maka Moms bisa membuatkan sup bening, sup krim, bubur atau coklat panas pada Si Kecil. Anda bisa memberikannya ketika wajah anak mulai terlihat lesu atau sedih, sehingga hanya dengan menggenggam gelas atau mangkuk dari makanan tersebut bisa kembali menghangtkan perasaannya kembali.


Meringkuk bersama Si Kecil

Ternyata memeluk anak atau tidur bersama dengannya di bawah selimut yang hangat dapat membuat rasa sedih Si Kecil hilang. Ahli saraf telah menemukan bahwa bagian otak yang disebut insula akan aktif merespons dua jenis kehangatan. Pertama, saat seseorang menyentuh bantal pemanas dan kedua, saat seseorang mengurum pesan kepada keluarga atau teman. Jadi, tak apa saat masih kecil, Moms dan Dads tidur bersama Si Kecil, karena bisa mengembalikan keceriaan yang sempat hilang sesaat.


Pelukan sudah cukup

Sebenarnya dari ketiga cara di atas, cara terakhir ini bisa menjadi yang paling ampuh namun sangat mudah dilakukan. Moms hanya perlu memeluk Si Kecil ketika wajahnya murung atau sedang merasa tidak nyaman dengan kondisinya. Dari pelukan ini, bisa memberi efek baik secara emosional bagi anak maupun orang tuanya.
 

Jadi mulai sekarang, Moms sudah tidak bingung lagi untuk mengembalikan keceriaan Si Kecil. Dengan cara sederhana, rasa bahagia dan hangat bisa muncul kembali dalam keluarga. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   balita,   orang tua,   kehangatan,   anak sedih