Mother&Baby Indonesia
8 Alasan Membiarkan Balita Bermain Di Luar

8 Alasan Membiarkan Balita Bermain Di Luar

Semakin besar usia Si Kecil, rasa ingin tahunya tentu semakin besar juga. Jadi jangan heran kalau bayi kecil Anda kini berubah menjadi penjelajah rumah, atau bahkan penjelajah area luar rumah Anda. Wah, kalau sudah begini, Moms dan keluarga perlu memberikan pengawasan ekstra, ya! Walau resah melihat anak bermain di luar rumah (karena mungkin lebih kotor?), namun ternyata membiarkan anak bermain di luar ruangan memberikan banyak manfaat untuk Si Kecil lho, Moms. Setidaknya ada 8 alasan kenapa Moms perlu membiarkan anak bermain di luar, yaitu:

 

1. Baik untuk Si Kecil



Sedikit udara segar setiap hari bagus untuk anak, baik tubuh dan jiwanya. Bermain di luar ruangan bisa membuat Si Kecil mengenal dunia dan memulai penjelajahannya sendiri. Hal ini tentu menambah rasa cintanya pada alam. Sisi kreatif juga ikut bertambah dengan melakukan kegiatan di area terbuka. Menurut Early Childhood News, bermain di luar ruangan sangat berpengaruh baik pada fisik sekaligus kognitif dan emosional sosial anak.


2. Sebenarnya Aman, Kok!

Ketika Moms mengijinkan Si Kecil bermain di luar, bukan berarti langsung melepasnya begitu saja. Tanpa harus didampingi, Anda tetap bisa mengawasi anak dari jauh. Seperti saat Si Kecil bermain di taman sendiri, Moms bisa membangun pagar untuk menjaga keamanan. Usahakan juga jendela bisa langsung melihat ke arah Si Kecil agar lebih mudah mengawasinya.


3. Memiliki Hewan Peliharaan

Salah satu alasan Moms membiarkan Si Kecil bermain di luar adalah karena adanya hewan peliharaan. Baik anjing, kucing, atau binatang lainnya bisa menjadi teman setia saat bermain di taman. Hal ini juga bisa membuat kedekatan tersendiri antara Si Kecil dengan hewan kesayangan, dan dapat menjadikannya sebagai 'pengawal pribadi'.


4. Cukup Usia

Memasuki usia balita, berarti waktunya Si Kecil untuk bereksplorasi. Dengan membiarkannya bermain seorang diri di taman atau saat diguyur hujan, dapat membuat Si Kecil menjadi anak yang tangguh. Di usia tersebut, menjadi saat yangtepat untuk melatih motorik dan kognitif anak agar lebih lincah dan aktif.




5. Selalu Memperhatikan Ibunya

Meski sendirian, Si Kecil tetap merasa bahwa ibu adalah perlindungan utamanya. Jadi, ketika ia bermain di luar, ia akan terus mencari keberadaan ibunya. Sang ibu pun tidak perlu khawatir berlebihan karena hal tersebut. Ketika suaranya mulai sayup-sayup menghilang, Moms bisa mengeceknya tanpa harus mengganggu waktu bermainnya.


6. Si Kecil yang Waspada

Anak-anak sebenarnya cukup berhati-hati pada setiap kondisi. Jadi, dia bisa mencari cara terbaik untuk membuat dirinya tetap aman tanpa cidera. Misalnya, saat bermain perosotan, ia akan memilih menuruninya dengan posisi duduk dibanding tengkurap.


7. Kerelaan Ibu

Setiap ibu memiliki kesibukan sendiri meski tetap berada di rumah. Ketika Si Kecil sudah bisa bermain sendiri, tentu memudahkan Moms dalam melakukan pekerjaan tersebut. Jadi, gangguan bisa sedikit teratasi dan anak tetap bisa aman dengan pengawasan yang bisa Moms lakukan di waktu yang sama.


8. Karena Hal Ini Sangat Hebat

Siapa yang tidak bangga jika anaknya menjadi lebih mandiri dan berani. Hal inilah yang bisa ditanamkan dalam hati Moms ketika membiarkan Si Kecil bermain di luar. Jadi, rasa khawatir bisa berubah menjadi rasa bangga dan kelegaan tersendiri karena sudah bisa mendidik anak menjadi lebih baik. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)



Tags: balita,   anak,   tumbuh_kembang,   bermain,   bayi,   milestone,   tips










Cover Mei-Juni-Juli 2020