Mother&Baby Indonesia
5 Hal Penting saat Bayi Bergerak Dengan Perutnya

5 Hal Penting saat Bayi Bergerak Dengan Perutnya

Salah satu tahap bayi agar bisa bergerak adalah dengan menggunakan perutnya. Tahap ini dilakukan bayi sebelum bagian tangan dan kakinya kuat untuk digunakan merangkak. Hal ini pun sangat normal terjadi pada bayi dan akan memberi manfaat jika Anda juga membantunya dengan benar.

 

Penggunaan perut saat bergerak dapat membantu bayi dalam mengembangkan otot punggung dan leher yang kuat. Efeknya, dapat membuat Si Kecil bisa melanjutkan ke tahap bergerak berikutnya, seperti merangkak, duduk, dan berjalan kaki.



 

Dr. Richard A. Honaker, MD Penasihat Medis Senior untuk Yourdoctors.online dan Dr. Jarret Patton, dokter anak dan advokat kesehatan anak-anak membagikan 5 hal penting dan bermanfaat bagi Si Kecil, saat ia menggunakan perutnya untuk bergerak.


1. Jangan Berharap Bayi Langsung Hebat

Membiarkan Si Kecil bergerak dengan perutnya tidak terjadi secara otomatis. Moms perlu merangsangnya dengan meletakkan bayi dalam posisi tengkurap. Lalu biarkan ia menggerakan perutnya untuk melangkah. Menurut Dr. Jarret, awalnya anak akan menangis, tidak nyaman, dan ingin diangkat kembali. Namun dengan membiasakannya dalam durasi 1-5 menit, bisa membantu menguatkan otot tubuhnya.


2. Jangan Lakukan saat Bayi Lapar atau Kenyang

Ketika ingin melatih Si Kecil bergerak dengan perut, jangan melakukannya saat ia sedang lapar atau kenyang. “Mereka pasti akan protes jika mereka lapar. Terlebih setelah makan, anak akan mengalami refluks atau muntah karena makanan belum masuk ke perut. Untuk itu, tunggulah setidaknya setengah jam untuk melakukannya setelah makan,” saran Dr. Jarret.

 

Selain itu, Dr. Honaker menambahkan bahwa saat yang tepat untuk melakukan waktu perut tepat setelah mengganti popok. Saat tersebut, Si Kecil merasa bersih dan rileks sehingga bisa bergerak dengan lebih bebas.




3. Pakai Properti

Untuk menarik perhatian Si Kecil saat menggunakan perutnya, rayu dengan mainan kesukaannya. Bisa juga dengan cermin atau benda yang berkelap-kelip, benda apapun yang bisa menarik perhatian terutama matanya. Lakukan di lantai dan posisikan benda setara dengan matanya. Anda pun bisa melakukan kontak mata sebagai pengalih perhatian.

 

“Lakukan apapun yang Anda bisa untuk membuatnya lebih nyaman dan merasa senang saat berada di posisi baru ini,” kata Dr. Honaker.


4. Lokasi Nyaman dan Aman

“Pastikan bahwa permukaan yang digunakan hangat dan lembut. Sesuatu yang sederhana saja, karena bayi perlu memiliki beberapa gesekan saat bergerak," saran dr. Honaker. Jadi, gunakan karpet atau alas tambahan lainnya ketika melatih Si Kecil bergerak dengan perutnya. Bisa juga tambahkan guling untuk membuatnya semakin nyaman saat bergerak.


5. Jangan Pernah Meninggalkan Bayi Tanpa Pengawasan

Pastikan bahwa Moms sapat selalu memperhatikan Si Kecil saat sedang menggerakkan perutnya. Jangan lupa untuk membereskan area sekitar seperti ujung meja atau benda mudah bergeser lainnya. Perhatikan juga sikap sang kakak untuk tidak melakukan hal keliru, seperti memberi makanan padat kepada adik bayinya. Jadi, pengawasan menjadi sangat penting dalam melatih anak untuk bisa bergerak dengan perut. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)



Tags: anak,   bayi,   bergerak,   perut,   tummy_time










Cover Mei-Juni-Juli 2020