Mother&Baby Indonesia
Tips Membawa Bayi Berlibur ke Tempat Panas

Tips Membawa Bayi Berlibur ke Tempat Panas

Membawa bayi berlibur ke tempat dengan cuaca yang berbeda memang membutuhkan persiapan khusus. Apalagi jika cuaca tersebut berbeda dengan cuaca di tempat asal. Sebab perubahan cuaca yang mendadak bisa membuat bayi mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk pilek, dehidrasi, demam, atau ia bahkan tidak bisa menikmati liburan karena rewel. Berikut ini beberapa hal yang perlu Moms siapkan agar Anda dan bayi bisa menikmati perjalanan dan liburan dengan baik.


Sebelum Berangkat

• Pastikan kondisi tubuh bayi fit, karena tubuh yang sehat cenderung memiliki daya tahan tubuh lebih baik ketika menghadapi perubahan cuaca.



• Beberapa hari sebelum pergi, biasakan bayi dengan cuaca di tempat yang akan dikunjungi. Jika cuaca panas, biasakan ia beberapa menit di ruangan tanpa AC. Sedangkan jika cuaca dingin, rendahkan suhu AC untuk beberapa menit.

• Jika bayi sudah mengonsumsi MPASI, pastikan Anda membawa perlengkapan yang diperlukan dan menyiapkan MPASI instan yang sehat tanpa zat tambahan untuk mengantisipasi keadaan darurat di tempat baru.


Di Tempat Tujuan

• Membawa anak ke tempat bersuhu panas adalah tantangan tersendiri untuk Anda dan anak. Apalagi bayi lebih cepat merasa kepanasan dan stres daripada orang dewasa bila berada di tempat panas.

• Pilih pakaian yang nyaman dan berwarna cerah agar mudah menyerap keringat. Sebaliknya hindari penggunaan selimut, kaus kaki, atau penutup tubuh lainnya. Cukup pakaikan jumpsuit ketika ia tidur.

• Biasanya bayi akan tidur dengan nyaman di bawah suhu ruangan 16-20 derajat Celcius. AC tentu akan membantunya tidur lelap. Namun jika tidak ada, gunakan kipas angin untuk menurunkan suhu ruangan. Tapi, hindari menghadapkan kipas angin langsung ke tubuh Si Kecil ya, Moms.



• Pastikan Si Kecil mendapat cukup asupan cairan selama dalam perjalanan dan di tempat tujuan untuk menghindari risiko dehidrasi. Susui ia sesering mungkin. Hindari memberikan minuman atau makanan manis karena akan meningkatkan panas tubuh lebih cepat.

• Jika menyusui, Anda juga perlu mendapatkan cairan yang banyak dan nutrisi lengkap selama dalam perjalanan. Air putih merupakan pilihan terbaik. Sediakan selalu di dalam kendaraan dan tas Anda.

• Hindari berada di luar ruangan saat sedang panas terik. Jika terpaksa, pakai pelindung kepala untuk mengindari paparan sinar matahari.

• Gunakan tabir surya yang aman untuk bayi jika berada di luar ruangan.

• Selalu lindungi tubuh anak dari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan sehelai kain dan buka sedikit agar sirkulasi udara terjaga.

• Jika bayi Anda tampak lelah, rewel, jarang buang air kecil, pucat, mulut kering dan muntah, itu pertanda ia mengalami dehidrasi. Segera susui atau pergi ke dokter. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: bayi,   liburan








Cover Maret 2020