Mother&Baby Indonesia
Yang Perlu Diketahui Soal Tanggal Perkiraan Kelahiran

Yang Perlu Diketahui Soal Tanggal Perkiraan Kelahiran

Moms, segalanya tentu akan menjadi lebih mudah jika Anda pasti melahirkan pada tanggal yang ditetapkan. Anda tentunya akan mempersiapkan diri dengan lebih baik jika sudah mengetahui dengan pasti due date Anda. Namun, seperti dikutip dari buku What to Expect When You're Expecting yang ditulis oleh Heidi Murkoff dan Sharon Mazel, menurut sebagian besar hasil penelitian, hanya 1 dari 20 kehamilan yang berakhir dengan persalinan tepat waktu.
Karena kehamilan normal 'cukup bulan' dapat berlangsung selama 38-42 minggu, kebanyakan bayi lahir dalam rentang waktu 2 minggu dari salah satu waktu tersebut sehingga para orang tua hanya dapat menebak-nebak tanggal kelahiran buah hati mereka.

 

Cara Menentukan Tanggal Perkiraan

Oleh karena itu, istilah yang digunakan adalah tanggal perkiraan kelahiran. Tanggal yang diberikan dokter atau bidan Anda hanyalah berupa perkiraan. Tanggal tersebut biasanya dihitung dengan cara berikut ini: Kurangkan 3 bulan dari hari pertama menstruasi Anda terakhir, kemudian tambahkan 7 hari.



Sebagai contoh, misalnya menstruasi terakhir Anda dimulai pada 13 Desember. Dengan mengurangkan 3 bulan, akan didapatkan bulan September, kemudian tambahkan 7 hari, maka tanggal perkiraan bayi Anda lahir adalah 20 September.

 

Jika Menstruasi Tidak Teratur

Cara tersebut cocok bagi wanita yang siklus menstruasinya teratur. Namun jika siklus Anda tidak teratur, tanggal perkiraan tersebut bisa meleset cukup jauh. Misalnya, Anda menstruasi setiap 6-7 minggu dan tidak menstruasi dalam 3 bulan terakhir. Ternyata, Anda hamil. Kapan kehamilan Anda dimulai?

Karena tanggal perkiraan kelahiran perlu diketahui, Anda dan dokter atau bidan perlu mencari tahu dengan berbagai cara. Jika Anda tidak dapat menentukan tanggal dimulainya kehamilan atau tidak mengetahui tanggal pelepasan sel telur pada siklus terakhir, ada beberapa petunjuk yang dapat membantu.



Petunjuk pertama adalah ukuran rahim yang akan ditentukan pada pemeriksaan internal (pemeriksaan organ dalam) pertama. Petunjuk kedua adalah USG dini yang dapat memperkirakan tanggal kehamilan secara lebih tepat.

Namun sebagai catatan, tidak semua wanita menjalani USG dini. Beberapa dokter atau bidan melakukannya secara rutin, tetapi ada pula yang menganjurkannya hanya jika menstruasi Anda tidak teratur, memiliki riwayat keguguran atau komplikasi kehamilan, atau jika tanggal perkiraan kelahiran tidak dapat ditentukan berdasarkan awal menstruasi terakhir dan pemeriksaan fisik.

 

Penanda yang Lebih Tepat

Masih ada beberapa penanda lain yang dapat memperkirakan tanggal kelahiran lebih tepat, yaitu waktu ketika denyut jantung janin terdengar pertama kali (bisa diamati di antara minggu ke-9 dan minggu ke-12 dengan alat Doppler) dan tinggi puncak rahim pada setiap pemeriksaan (biasanya, puncak rahim akan mencapai pusar sekitar minggu ke-20).

Petunjuk-petunjuk ini sangat berguna, meskipun tidak dapat memberikan hasil yang pasti. Mungkin, hanya bayi Anda yang mengetahui tanggal kelahirannya dengan pasti, tapi sayang sekali, ia tidak bisa mengatakannya, Moms. (M&B/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   kelahiran,   tanggal perkiraan kelahiran










Cover Mei-Juni-Juli 2020