Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 6 Desember 2018 / Redaksi

Tanda-Tanda Hamil yang Wajib Moms Ketahui

Beberapa wanita mengaku mengetahui kehamilannya sebelum melakukan tes. Hal ini mungkin saja terjadi karena ada tanda-tanda hamil yang bisa muncul dan menunjukkan bahwa dirinya hamil. Sebab, tubuh pun akan memperlihatkan perubahan yang dialami oleh calon ibu.

Meskipun begitu, satu-satunya cara untuk memastikan kehamilan Anda di awal adalah dengan melakukan tes dan mendapat hasil positif. Tapi gejala-gejala berikut bisa menjadi tanda Anda tengah hamil, dan bersegeralah untuk memastikannya ke dokter, Moms. Berikut ini tanda-tanda hamil yang kerap dialami oleh para ibu.

 

1. Perubahan pada Payudara

Hal yang paling umum adalah perubahan pada payudara, di mana akan terasa perih, penuh, bengkak, kesemutan, hingga nyeri saat disentuh. Bahkan hal ini juga terjadi pada area puting susu. Lingkaran di sekeliling puting susu (areola) juga berubah warna menjadi lebih gelap. Kelenjar pada areola juga membesar dan menghasilkan minyak untuk melumasi area menyusui.

 

2. Muncul Bercak (Darah)

Tak jarang muncul bercak darah ketika embrio melekat pada rahim. Pendarahan tersebut muncul lebih awal daripada siklus bulanan (5-10 hari setelah kehamilan). Umumnya, bercak ini berwarna merah muda.

 

3. Sering Buang Air Kecil

Pada awal kehamilan atau sekitar 2-3 minggu, keinginan untuk buang air kecil meningkat tajam. Ini disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh saat hamil. Selain itu, pembuangan ‘limbah’ tubuh juga bukan hanya berasal dari diri Anda tetapi juga dari janin. Rahim yang membesar juga mendesak kandung kemih sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk menampung air seni.

 

4. Mudah Lelah

Tubuh wanita yang sedang hamil bekerja lebih keras daripada biasanya. Hal ini dikarenakan tubuh Anda sendiri yang menyiapkan sistem pendukung kehidupan bayi, yaitu plasenta. Kadar hormon yang meningkat juga memengaruhi metabolisme tubuh tanpa henti. Inilah alasannya ibu hamil jadi mudah kelelahan.

 

5. Mual

Rasa mual memang identik dengan ibu hamil. Meskipun belum ada teori dasarnya, namun mual dan muntah diperkirakan karena peningkatan kadar hCG dalam darah di trimester pertama. Kadar estrogen dan refluks gastroesofagus juga meningkat sehingga di awal kehamilan yang menyebabkan Anda mengalami gejala morning sickness.

 

6. Peka Terhadap Bebauan

Indera penciuman juga menjadi lebih tajam saat Anda hamil, Moms. Alhasil, ibu hamil menjadi lebih peka pada bebauan apa pun, termasuk parfum suami yang terasa lebih menyengat. Peningkatan kemampuan penciuman ibu hamil umumnya terjadi pada trimester pertama, yang menjadi penyebab mual dan morning sickness.Tak jarang, ibu hamil juga mudah tersinggung.

 

7. Begah

Rasa begah samar-samar bisa timbul di awal kehamilan, meskipun ini mungkin juga dialami saat menstruasi terjadi. Begah ini disebabkan oleh pertumbuhan bayi, juga hormon-hormon yang meningkat.

 

8. Peningkatan Suhu Tubuh

Yang dimaksud di sini adalah suhu tubuh basal, yang bisa diukur dengan termometer khusus. Jika diamati, terdapat peningkatan 0,5 derajat Celcius ketika hamil dan tetap pada kisaran itu hingga proses melahirkan.

 

9. Berhenti Menstruasi

Gejala yang menjadi tanda bahwa Anda hamil adalah berhenti mengalami menstruasi. Jika Anda melewatkan rentang waktu sepanjang satu siklus normal Anda tanpa menstruasi (khususnya jika menstruasi teratur), Anda bisa menduga terjadinya kehamilan sebelum uji kehamilan memastikannya, Moms. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

Ini Sebabnya Ibu Hamil Lebih Sensitif Terhadap Bau

Bolehkah Konsumsi Sushi dan Makanan Mentah saat Hamil?

Waspada, Depresi Saat Hamil Dapat Pengaruhi Otak Janin



OTHER ARTICLES

Menyusui di Ruang Publik, Setuju atau Tidak?

Kiat Sukses Inisiasi Menyusui Dini

Fakta Tentang Persalinan Caesar yang Wajib Diketahui

Tips Menjemur Bayi yang Aman dan Tepat

Fakta Tentang Persalinan Normal yang Wajib Diketahui