Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 4 Desember 2018 / Redaksi

Ini Sebabnya Ibu Hamil Lebih Sensitif Terhadap Bau

Beberapa aroma bisa membuat ibu hamil mual bahkan muntah. Peningkatan kemampuan penciuman ibu hamil umumnya terjadi pada trimester pertama, yang menjadi penyebab mual dan morning sickness. Sebenarnya, apa yang terjadi sehingga ibu hamil memiliki penciuman yang sensitif?

Menurut Dr. Bill Sears, profesor klinis dari The University of California School of Medicine, AS, dan penulis lebih dari 30 buku tentang parenting, yang menyebabkan semua ini adalah hal yang sama dengan penyebab mood swing, yaitu hormon.

 

Pengaruh Estrogen

Saat kehamilan, banyak hal terjadi pada tubuh Anda dan sebagian besar akibat perubahan hormon. Salah satunya adalah level hormon estrogen yang meningkat. Estrogen seringkali dihubungkan dengan peningkatan daya penciuman seorang wanita, bahkan yang tidak sedang hamil.

Studi yang dilakukan oleh Philadelphia's Monell Chemical Senses Center di AS menunjukkan, wanita dengan kadar hormon estrogen tinggi memiliki sensitivitas indera penciuman lebih besar. Itulah sebabnya ibu hamil dengan kadar estrogen tinggi di dalam tubuhnya memiliki indera penciuman lebih peka.

Namun ilmuwan belum yakin bagaimana atau apakah estrogen mengubah sensitivitas itu di bagian otak yang mengatur penciuman atau perubahan terjadi pada hidung.

 

Penyebab Morning Sickness

Sejumlah peneliti percaya sensitivitas indera penciuman dan perasa itulah yang mengakibatkan morning sickness. Peneliti juga beranggapan hal ini menguntungkan, karena akan melindungi ibu hamil dari makanan yang mengandung bahan kimia dan racun berbahaya bagi janin. Bahkan beberapa data menunjukkan, wanita yang mengalami mual dan morning sickness memiliki risiko keguguran rendah.

Lalu, jenis aroma apa saja yang bisa membuat ibu hamil mual dan muntah? “Apa saja, mulai dari makanan hingga parfum,” ujar Dr. Sears. Wewangian yang sebelum Anda hamil sangat Anda sukai pun bisa sangat mengganggu dan membuat Anda mual dan muntah.

Meskipun begitu, sensitivitas penciuman ibu hamil bersifat individu, sehingga jenis aroma yang bisa membuat muntah tak sama antara satu ibu hamil dengan ibu hamil lainnya. Lebih parahnya, sebanyak 14 persen ibu hamil bahkan mengaku mencium bau-bauan yang sebenarnya tidak ada di sekitar mereka.

 

Solusi Tepat

Meskipun tidak dialami oleh semua ibu hamil, peningkatan sensitivitas saat hamil tak bisa dihindari. Yang bisa Anda lakukan adalah menghindari aroma-aroma yang membuat Anda mual. Anda bisa menyiasatinya dengan memasak dan mengonsumsi makanan yang menurut Anda aromanya masih bisa Anda cium dengan nyaman.

Saat berada di rumah, bukalah jendela selebar mungkin agar udara segar bisa masuk dan menghilangkan aroma yang menurut Anda tidak sedap. Terkadang, aroma tidak sedap juga berasal dari tubuh Anda sendiri, jadi usahakan untuk mengganti baju sehingga keringat tidak menempel dan menimbulkan bau tidak sedap.

Kondisi Anda ini juga mewajibkan semua orang untuk ikut menjaga kebersihan. Contohnya, jika suami Anda perokok, minta ia merokok di luar rumah dan jauh dari Anda, lalu mandi, mengganti pakaian, serta menggosok gigi sebelum berdekatan dengan Anda.

Untuk bau dari wewangian, jika Anda butuh mengganti parfum, pilihlah wewangian yang tidak membuat mabuk dan mual, misalnya aroma lemon, mint, dan buah-buahan yang biasanya membuat Anda merasa lebih segar. (M&B/SW/Dok. Freepik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

Bolehkah Konsumsi Sushi dan Makanan Mentah saat Hamil?

Waspada, Depresi Saat Hamil Dapat Pengaruhi Otak Janin

Gangguan yang Muncul saat Hamil Akibat Perubahan Hormon



OTHER ARTICLES

Menyusui di Ruang Publik, Setuju atau Tidak?

Kiat Sukses Inisiasi Menyusui Dini

Fakta Tentang Persalinan Caesar yang Wajib Diketahui

Tips Menjemur Bayi yang Aman dan Tepat

Fakta Tentang Persalinan Normal yang Wajib Diketahui