Home - Kehamilan & Persalinan - Kehamilan / 2 Desember 2018 / Redaksi

Waspada, Depresi Saat Hamil Dapat Pengaruhi Otak Janin

Moms, sangat penting untuk menjaga kesehatan, baik fisik maupun psikis, selama masa kehamilan. Sebab, sebuah penelitian menemukan adanya kaitan antara depresi yang dialami oleh ibu hamil, dengan perkembangan otak janin.

Dilansir dari Science Daily, penelitian ini dipimpin oleh Catherine Lebel, seorang psikiater biologis dari University of Calgary, Kanada. Hasilnya menunjukkan bahwa gejala depresi selama kehamilan dan persalinan berpengaruh terhadap ketebalan korteks pada otak. Korteks ini mengatur perilaku dan pikiran manusia.

Selain itu, terdapat juga zat putih abnormal pada bagian frontal yang terhubung dengan area lain, melalui jaringan otak. Perubahan struktur otak ini hanya ditemukan pada anak yang ibunya mengalami depresi di trimester ke-2 dan pasca melahirkan.

Struktur abnormal pada otak selama periode kritis tersebut seringkali memberikan dampak buruk berupa kesulitan belajar dan gangguan perilaku. Struktur abnormal ini terdapat pada anak-anak yang mengalami depresi atau yang berisiko tinggi mengalami gangguan perkembangan.


Tips Atasi Depresi saat Hamil

Penemuan ini menjadi jawaban bahwa anak yang ibunya mengalami depresi lebih riskan terhadap depresi di masa mendatang. Maka itu, Moms perlu mengatasi rasa depresi tersebut, terutama saat masa kehamilan. Berikut cara yang bisa dilakukan:

• Manjakan diri. Saat hamil, Anda bisa meluangkan waktu untuk memanjakan diri dengan perawatan kecantikan. Anda bisa spa, pijat atau sekadar menikmati waktu sendiri sekaligus bonding dengan janin.

• Curhat pada teman. Salah satu cara untuk mencegah depresi adalah mencurahkan hal yang kerap Anda rasakan selama hamil. Ceritakan pada suami atau orang yang Anda percaya bisa membantu Anda, Moms. Anda pun dapat mengonsultasikan kondisi kepada dokter kandungan.

• Istirahat yang cukup. Kekurangan waktu tidur dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikis, hingga timbul stres. Maka dari itu, pastikan untuk memiliki jadwal tidur dan ikutilah jadwal tersebut dengan teratur.

• Rutin olahraga. Salah satu hal yang juga bisa mencegah depresi adalah dengan berolahraga. Pilih jenis olahraga yang memiliki low impact seperti yoga, yang juga dapat memberi ketenangan hati dan pikiran.

• Nutrisi dan gizi cukup. Pola makan saat hamil juga harus sangat diperhatikan. Pastikan bahwa kebutuhan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin serta mineral tercukupi agar perkembangan janin baik selama kehamilan. (M&B/Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)

share to BBM


RELATED ARTICLE

Gangguan yang Muncul saat Hamil Akibat Perubahan Hormon

Mengenal Istilah Blighted Ovum atau Kehamilan Kosong

Tipe-Tipe Ibu Hamil, yang Manakah Anda, Moms?



OTHER ARTICLES

Menyusui di Ruang Publik, Setuju atau Tidak?

Kiat Sukses Inisiasi Menyusui Dini

Fakta Tentang Persalinan Caesar yang Wajib Diketahui

Tips Menjemur Bayi yang Aman dan Tepat

Fakta Tentang Persalinan Normal yang Wajib Diketahui